Kecepatan Internet di IKN Nusantara vs Daerah Lainnya di Indonesia

Kecepatan Internet di IKN Nusantara vs Daerah Lainnya di Indonesia

ADVERTISEMENT

Kecepatan Internet di IKN Nusantara vs Daerah Lainnya di Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 19 Apr 2022 10:15 WIB
Presiden Jokowi dan gubernur se-Indonesia melakukan prosesi penyatuan tanah dan air di IKN Nusantara. Penyatuan air dan tanah ini digelar di titik nol IKN Nusantara, Senin (14/3).
Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Perusahaan riset jaringan mobile, OpenSignal, merilis laporan terkait kecepatan internet di Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia, Nusantara, dengan daerah lainnya.

Hasilnya terbilang cukup mengejutkan. Sebab, IKN Nusantara rupanya memiliki rata-rata kecepatan internet selular yang lebih cepat dibandingkan sebagian besar yang ada di Pulau Jawa.

Koneksi di ibu kota negara RI di masa depan itu hanya kalah dari wilayah Jakarta yang berada di urutan paling atas.

Opensignal menyebutkan kecepatan download rata-rata di Jakarta Raya itu mencapai 17,5 Mbps yang berarti lebih cepat 1,2 Mbps atau sekitar 7,6% dibandingkan dengan Kalimantan Timur yang ada di urutan kedua.

Kalimantan Timur mengungguli Banten, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah jika berbicara rata-rata download. Sedangkan kecepatan upload di Kalimantan Timur lebih jelek.

Pengguna di wilayah ibu kota baru Indonesia menikmati kecepatan pengunduhan seluler yang lebih cepat daripada sebagian besar wilayah JawaPengguna di wilayah ibu kota baru Indonesia menikmati kecepatan pengunduhan seluler yang lebih cepat daripada sebagian besar wilayah Jawa Foto: Opensignal

"Pada kecepatan upload rata-rata, kami menemukan perbedaan yang lebih besar antara Jakarta Raya dan Kalimantan Timur. Sementara pengguna kami mengamati kecepatan upload tercepat 8,6 Mbps di Jakarta Raya, diikuti oleh 7,6 Mbps di Banten. Kalimantan Timur ditempatkan di tengah tabel dengan rata-rata 6,5 Mbps - 2% lebih cepat dari Jawa Timur dan hampir 20% lebih cepat dari Jawa Tengah," tulis Opensignal.

Opensignal juga meneliti pengalaman pengguna smartphone saat melakukan streaming video pakai jaringan seluler di Kalimantan Timur dan daerah lainnya di Indonesia.

Adapun, aplikasi suara over the top (OTT) yang dijajal dalam pengetesan ini menggunakan WhatsApp, Skype, dan Facebook Messenger. Hasilnya di bawah ini:

Pengguna di wilayah ibu kota baru Indonesia menikmati kecepatan pengunduhan seluler yang lebih cepat daripada sebagian besar wilayah JawaPengguna di wilayah ibu kota baru Indonesia menikmati kecepatan pengunduhan seluler yang lebih cepat daripada sebagian besar wilayah Jawa Foto: Opensignal


Selain itu, Opensignal juga mengungkapkan pengguna di Kalimantan Timur rupanya masih kesulitan mendapatkan akses jaringan 4G atau yang lebih baik.

Dengan hasil ini Opensignal menunjukkan bahwa Kalimantan Timur lebih baik daripada sebagian besar wilayah Jawa dalam beberapa aspek pengalaman jaringan seluler, seperti kecepatan unduh rata-rata, tetapi pasti ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam hal elemen lain seperti Pengalaman Game.

Pengguna di wilayah ibu kota baru Indonesia menikmati kecepatan pengunduhan seluler yang lebih cepat daripada sebagian besar wilayah JawaPengguna di wilayah ibu kota baru Indonesia menikmati kecepatan pengunduhan seluler yang lebih cepat daripada sebagian besar wilayah Jawa Foto: Opensignal

"Hasil kami juga menunjukkan bahwa keseluruhan pengalaman pengguna di Kalimantan Timur dapat memperoleh manfaat dari peningkatan waktu yang dihabiskan untuk terhubung ke 4G berkualitas lebih tinggi atau layanan yang lebih baru daripada teknologi 3G yang lebih lama dan kurang efisien," tuturnya.

Opensignal menyebutkan pemerintah yang mempercepat pengembangan infrastruktur digital, termasuk 5G di IKN Nusantara akan membantu mengurangi kesenjangan pengalaman jaringan seluler antara Kalimantan Timur dan wilayah Jawa



Simak Video "10 Negara dengan Kecepatan Internet Tertinggi di Dunia "
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT