Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pilih 'Mati' atau Perusahaan Rangkul Internet

Pilih 'Mati' atau Perusahaan Rangkul Internet


- detikInet

Jakarta - Jika tak mau 'mati', semua perusahaan harus berpenampilan menarik dalam mempromosikan produknya. Perusahaan seharusnya meng-onlinekan seluruh informasinya. Dan Internet adalah salah satu yang berperan penting. Setidaknya demikian yang diklaim wakil presiden Google wilayah Eropa, Nikesh Arora.Di perkuliahan yang digelar The Business di Institute of Mechanical Engineers di London, Arora mengatakan bahwa 20 hingga 40 persen dari semua bisnis, akan berlangsung online di Internet menjelang 10 tahun ke depan.Namun, menurut Arora, masih banyak perusahaan Eropa yang belum tanggap akan adanya kesempatan untuk online. Sebagai contoh, Arora menyebutkan sebuah manufaktur mesin cuci yang menolak menjual produknya lewat jalur internet. Alasannya hanya karena takut merepotkan mitranya.Dalam kasus ini, Arora mengemukakan kisah salah seorang karyawan yang 'pergi' meninggalkan perusahaan mesin cuci tersebut. Karyawan tersebut lalu membuat situs jualan sendiri. Alhasil dirinya mampu menuai sukses di pasar penjualan online."Banyak perusahaan yang salah tanggap dan berpikiran bahwa situs seharusnya menjadi sumber informasi korporat saja, bukan tempat jualan produk," tandas Arora, seperti dilansir detikINET dari vnunet, Selasa (23/5/2006).Menurut Arora saat ini sudah ada satu miliar orang pengguna internet jika dibanding tahun 1996 yang hanya berjumlah 16 juta orang. Jumlah ini saja terhitung hanya 15% dari populasi dunia. (dwn)(Catatan Redaksi:Bagi pemberi komentar, mohon tidak mengisi kolom nama dengan kata/kalimat yang tak lazim sebagai nama orang. Nama samaran diperbolehkan. Pengisian nama dengan nama milik orang lain (public figure), alamat situs, merek, nama institusi tertentu dan/atau cenderung vulgar/ofensif/SARA, tidak diperkenankan.) (dewidya/)






Hide Ads