5G Baru Mulai, China Klaim Buat Terobosan Teknologi 6G

5G Baru Mulai, China Klaim Buat Terobosan Teknologi 6G

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 08 Jan 2022 21:01 WIB
6g
5G Baru Mulai, China Klaim Buat Terobosan Teknologi 6G. Foto: Beedini
Jakarta -

Laboratorium penelitian di China mengklaim telah membuat terobosan dalam teknologi komunikasi seluler generasi berikutnya, yakni jaringan generasi ke-6 alias 6G. Klaim ini datang di tengah perebutan kekuatan global atas penetapan standar dalam industri telekomunikasi yang makin memanas.

Sebuah lembaga yang didukung pemerintah China bernama Purple Mountain Laboratories mengatakan pada hari Rabu (5/1) bahwa tim peneliti yang dipimpin oleh profesor ilmuwan utama You Xiaohu telah mencapai transmisi nirkabel tingkat generasi keenam hingga kecepatan 206,25 gigabit per detik untuk pertama kalinya di lingkungan lab.

Dikutip dari South China Morning Post, proyek ini didukung oleh proyek khusus pemerintah tentang 6G dan dicapai melalui kerja sama dengan raksasa telekomunikasi China Mobile dan Universitas Fudan.

Purple Mountain mengatakan, kecepatan yang dicapai adalah rekor dunia untuk transmisi nirkabel real-time dalam pita frekuensi terahertz (300GHz~3THz), yang dianggap sebagai landasan untuk komunikasi seluler 6G di masa depan.

Teknologi komunikasi nirkabel 6G akan menjadi penerus teknologi seluler 5G saat ini, yang masih terbilang baru diluncurkan di berbagai negara. 5G memungkinkan data ditransfer dengan kecepatan 20 kali lebih cepat dari standar sebelumnya.

Untuk diketahui, 5G dirancang untuk memberikan kecepatan data yang lebih cepat, latensi sangat rendah, penghematan energi, pengurangan biaya, kapasitas sistem yang lebih tinggi, dan konektivitas perangkat yang masif, serta mendukung layanan cerdas baru bagi konsumen dan peningkatan industri.

Dunia belum menyepakati standar teknis yang akan mendukung frekuensi 6G, modulasi sinyal, dan bentuk gelombang. 3GPP, organisasi penetapan standar komunikasi global terkemuka, belum mengumumkan peta jalan untuk 6G.

Raksasa peralatan telekomunikasi China Huawei Technologies Co, yang merupakan penyedia terkemuka peralatan jaringan 5G, berharap teknologi 6G bisa mulai memasuki pasar sekitar tahun 2030.

Sementara itu, Ericsson yang juga produsen peralatan 5G terkemuka, memperkirakan bahwa standar awal untuk 6G dapat dirilis pada tahun 2027, menurut laporan dari Light Reading, sebuah kelompok riset industri.

Ketika ditanya tentang perspektif Huawei tentang 6G, Rotating Chairman Huawei saat itu Xu Zhijun mengatakan pada konferensi pers pada bulan September tahun lalu, "kami tidak tahu apa itu 6G sekarang", meskipun Huawei berharap untuk bekerja sama dengan industri untuk menentukan apa itu 6G di dekade berikutnya.

China memiliki jumlah BTS 5G terbesar di dunia saat ini. Hingga November tahun lalu, China telah membangun dan mengoperasikan sekitar 1,4 juta BTS di seluruh negeri.

Namun, peluncuran layanan 5G berjalan lambat, karena industri masih berjuang untuk menemukan killer application untuk pengguna sehari-hari karena biaya pengembangan dan penerapannya yang tinggi.



Simak Video "India Mulai Kembangkan Teknologi 6G"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)