Kapan Jumlah Pengguna 5G Bisa Salip 4G? Ini Prediksinya

Kapan Jumlah Pengguna 5G Bisa Salip 4G? Ini Prediksinya

ADVERTISEMENT

Kapan Jumlah Pengguna 5G Bisa Salip 4G? Ini Prediksinya

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 16 Des 2021 10:15 WIB
Ilustrasi 5G
Ilustrasi 5G. Foto: Dok. Ericsson
Jakarta -

Ericsson menyebut pertumbuhan pengguna 5G secara global sangat cepat, namun jumlah pelanggan 5G diperkirakan baru bisa menyalip jumlah pelanggan 4G pada 2027.

Menurut Ericsson dalam Ericsson Mobility Report November 2021, pelanggan 5G secara global bertambah 98 juta pada Q3 2021 menjadi 570 juta. Pada akhir 2021, jumlah pelanggannya diperkirakan mencapai 660 juta.

Pertumbuhan jumlah pelanggan ini lebih tinggi ketimbang perkiraan Ericsson sebelumnya. Hal ini terjadi karena tingginya permintaan 5G di China dan Amerika Utara, yang terjadi salah satunya karena semakin murahnya harga perangkat 5G.

Saat ini penetrasi pelanggan 5G tertinggi ada di negara Asia Timur, yang di dalamnya ada China dan Korea Selatan, serta Amerika Utara, dan Eropa Barat. Pada 2027, Amerika Utara diperkirakan akan jadi tempat dengan penetrasi pengguna 5G tertinggi, mencapai 90%.

Pertumbuhan pengguna 5G ini pun lebih cepat ketimbang pertumbuhan pengguna 4G yang dirilis pada 2009. Yaitu mencapai 1 miliar pengguna dalam waktu dua tahun lebih cepat, yang terbantu dari ketersediaan perangkat ponsel yang lebih baik.

Meski begitu, jumlah pelanggan 5G ini baru bakal menyalip jumlah pelanggan 4G pada 2027. Pada Q3 2021, pelanggan 4G global jumlahnya sekitar 4,6 miliar dan pada Q4 2021 diperkirakan mencapai puncaknya dengan 4,7 miliar pelanggan.

Angka ini diperkirakan menurun menjadi 3,3 miliar pada akhir 2027 karena banyak yang sudah bermigrasi ke 5G, yang jumlah pelanggannya diperkirakan akan mencapai 4,4 miliar pengguna.

"Komunikasi seluler telah memberikan dampak luar biasa pada masyarakat dan bisnis selama sepuluh tahun terakhir. Ketika kita memperkirakan apa yang akan terjadi pada tahun 2027, jaringan seluler akan menjadi lebih integral dari sebelumnya seperti halnya bagaimana kita berinteraksi, beraktivitas, dan bekerja. Ericsson Mobility Report terbaru kami menunjukkan bahwa laju perubahan semakin cepat dan teknologi memainkan peranan penting," ujar Fredrik Jejdling, Executive Vice President and Head of Networks, Ericsson.



Simak Video "Kantor Kominfo Digeledah Kejagung Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT