Kabel Laut Jasuka Selesai Diperbaiki, Lebih Cepat dari Target Awal

Kabel Laut Jasuka Selesai Diperbaiki, Lebih Cepat dari Target Awal

Khoirul Anam - detikInet
Selasa, 05 Okt 2021 09:47 WIB
Gedung Telkom
Foto: dok. Telkom
Jakarta -

Sistem komunikasi kabel laut Jasuka (Jawa-Sumatera-Kalimantan) milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dikabarkan kembali beroperasi normal sejak Senin (4/10) pagi. Sehari sebelumnya penyambungan kabel yang sempat terputus pada ruas Batam-Pontianak tersebut juga telah selesai dilakukan.

Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, mengatakan perbaikan lebih cepat dari target waktu yang diperkirakan semula yakni selama sebulan.

"Alhamdulillah saat ini kabel laut Jasuka sudah kembali pulih dan melayani trafik telekomunikasi dengan normal sehingga pelanggan dapat merasakan kembali pengalaman digital terbaik dari beragam layanan TelkomGroup," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/10/2021).

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah membantu proses penyambungan kabel laut tersebut. Terima kasih juga kami sampaikan kepada pelanggan yang terus percaya dan setia menggunakan layanan TelkomGroup," imbuh dia.

Pujo menambahkan, pihaknya akan melakukan monitoring trafik dan layanan guna memastikan kualitas layanan yang dirasakan pelanggan tetap prima.

"Kenyamanan pelanggan merupakan prioritas kami sehingga kami akan terus memastikan keandalan kualitas infrastruktur jaringan dan layanan. Diharapkan layanan TelkomGroup ini dapat mendukung beragam kebutuhan pelanggan yang sarat akan teknologi digital karena kami meyakini dengan adanya digitalisasi di berbagai sisi dapat menjadikan Indonesia lebih baik lagi," pungkasnya.

Sebagai informasi, jaringan Telkomsel dan IndiHome mengalami gangguan mulai Minggu sore (19/9) pukul 17.33 WIB. Pihak Telkom kemudian mengatakan sumber masalah tersebut berasal dari kabel laut Jasuka.

Kabel laut Jasuka dibangun Telkom sejak 2006 silam. Kabel laut ini membentang sepanjang 10.860 km dengan 17 titik pendaratan (landing points) di Bandar Lampung, Batam, Baturaja, Dumai, Jakarta, Jambi, Medan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Rantau Parapat, Sibolga Tanjung Pakis, Tanjung Pandan, Teping Tinggi, dan Bandar Bukti Tinggi.

Kabel laut tersebut merupakan salah satu yang terpanjang di dunia. Jaringannya terdiri dari empat kanal 40G dengan kapasitas daya tampung hingga 16 kali lipat dari jalur konvensional.

Selain itu, pengembangan jalur Jawa-Sumatera-Kalimantan ini merupakan bagian dari Indonesia Digital Network. Program itu menargetkan 90% wilayah kota dan kabupaten di Indonesia terkoneksi broadband.



Simak Video "IndiHome Dilaporkan Lemot Lagi, Apa Penyebabnya Kali Ini?"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)