Demi Jateng Digital, 200 Warnet Akan Dibangun
- detikInet
Semarang -
Untuk mempercepat proyek digitalisasi, Telkom Divre IV Jateng berencana membangun 200 warnet pada tahun ini. Mereka bersedia mengucurkan dana senilai Rp 13,6 M untuk bekerjasama dengan pihak luar.Demikian disampaikan Deputi Kepala Telkom Divre IV Jateng Mas'ud Khamid usai acara tanda tangan nota kesepakatan digitalisasi Jawa Tengah antara Telkom, Intel Indonesia, dan .Connectiqa di Ruko Pemuda Mas Lantai 3, Jl. Pemuda Semarang, Selasa (4/4/2006)."Melihat kondisi yang ada, pada tahun ini kita rencanakan pendirian untuk 200 warnet. Untuk itu, kita kerja sama dengan Intel dan .connectiqa," katanya penuh semangat.Mas'ud menyatakan, saat ini terdapat 100 ribu pelanggan telepon rumah dan Telkom Flexy serta 40 ribu dari 1,2 juta pelanggan Telkomsel yang memanfaatkan teknologi internet. Kondisi ini dinilai masih terlalu kecil.Untuk menyebarkan penggunaan teknologi, Telkom menyediakan dana milyaran rupiah agar bisa bekerja sama dengan pihak luar. "Biasanya berupa bantuan lunak kepada UKM atau pengusaha yang bergerak di bidang teknologi informasi. Misalnya, pengusaha warnet," ungkapnya.Pada tahun 2004, Telkom mengucurkan bantuan lunak sebanyak Rp 7,3 M yang diperuntukkan bagi 652 orang atau kelompok. Jumlah itu meningkat drastis untuk tahun 2005, yakni Rp 15,7 M (1.439 orang atau kelompok)."Sedangkan, hingga bulan ketiga tahun ini, kita sudah mengucurkan dana sebesar 3,19 M untuk 301 orang atau kelompok. Target kita, untuk tahun ini kita gelontorkan dana 16,6 M," terangnya.Mengenai kecilnya pengguna internet di Jateng, Iwan menyatakan hal itu dikarenakan beberapa hal. Misalnya, ada orang yang masih khawatir dengan keberadaan internet, lemahnya daya beli, dan kesulitan bahasa.Untuk itulah, selain menjaring UKM dan warnet, Telkom juga memperkenalkan teknologi tersebut ke sekolah. Karena dalam internet, pelajar bisa mendapatkan beragam pengetahuan, mulai dari pelajaran hingga pengetahuan umum. (try/wsh)
(wicak/)