Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Vladimir Putin Bilang Elon Musk Beneran Jenius

Vladimir Putin Bilang Elon Musk Beneran Jenius


Aisyah Kamaliah - detikInet

Momen Presiden Rusia Vladimir Putin tersenyum dan ikut bertepuk tangan saat mendengar Presiden Prabowo mengutip pepatah Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Elon Musk sebagai orang yang benar-benar jenius. Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut bos SpaceX Elon Musk sebagai orang yang benar-benar jenius. Dibocorkan bahwa keduanya sedang akrab membahas kontrak teknologi satelit.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam KTT Rusia-Afrika di Moskow, di mana Putin membahas proyek internet satelit milik Rusia, Rassvet, yang menyediakan koneksi internet melalui satelit.

"Dia seorang jenius, benar-benar jenius," ujar Putin mengenai Musk, sebagaimana dikutip dari terjemahan pernyataannya oleh BBC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Kami menjalin komunikasi erat dengan mitra-mitra Amerika kami, termasuk dengan Bapak Musk," terangnya.

Starlink merupakan bagian dari perusahaan milik Musk, SpaceX. Perusahaan tersebut tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Putin menambahkan bahwa penting bagi Rusia untuk tetap berkomunikasi dengan Musk agar satelit Rassvet dan Starlink tidak saling mengganggu di orbit.

"Kami dan mitra Amerika kami sama-sama menghargai kerja sama ini, dan terlepas dari berbagai persoalan politik, kami terus berupaya keras," katanya.

Menurut pihak perusahaan, Starlink telah meluncurkan sekitar 13.000 satelit. Sebagai perbandingan, menurut pelacak satelit daring, saat ini hanya terdapat belasan satelit Rassvet yang berada di orbit.

Kedutaan Besar Rusia di Afrika Selatan menyatakan pada hari Rabu bahwa Rassvet merupakan alternatif Rusia untuk Starlink. Ini pun baru menjadi langkah awal negara tersebut di bidang tersebut.

"Rusia menjaga komunikasi erat dengan AS terkait antariksa, termasuk dengan Elon Musk," tulis pihak kedutaan.

Komentar Putin mengenai Rassvet dan Starlink muncul di tengah tanda-tanda hubungan yang semakin dekat antara AS dan Rusia, bahkan saat konflik mendekati tahun kelima sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina.

Ukraina mengandalkan internet Starlink dalam upaya mereka menahan pasukan Rusia. Namun, pekan lalu militer Ukraina tiba-tiba mengalami kendala konektivitas Starlink. Tindakan ini kemudian diakui oleh Musk memang sengaja dilakukan oleh SpaceX.

Awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Rusia untuk mengimpor bahan bakar diesel. Ini dilakukan sebagai upaya menurunkan harga bahan bakar yang melonjak tajam akibat perang AS dengan Iran.

Selanjutnya, Trump mencabut sejumlah sanksi terhadap Rusia yang sedianya akan segera diberlakukan.

Musk lahir di Afrika Selatan, kemudian berimigrasi ke Kanada sebelum akhirnya menetap di Amerika Serikat. Semua usaha bisnisnya, termasuk Tesla, SpaceX, dan Starlink, berbasis di Amerika, dengan sebagian besar beroperasi di California dan Texas.

Orang yang kekayaannya terkadang melonjak hingga mencapai angka triliunan dolar ini telah menjadi salah satu sekutu politik sekaligus penyandang dana terbesar bagi Trump serta politisi Partai Republik lainnya di Amerika Serikat.



(ask/ask)




Hide Ads