Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
ARPU Tidak Penting Bagi Telkomsel

ARPU Tidak Penting Bagi Telkomsel


- detikInet

Jakarta - Pertumbuhan pendapat biasanya sangat bergantung pada angka pendapatan rata-rata per pelanggan (ARPU/average revenue per user-red). Bahkan ARPU biasanya diharap bisa jadi dewa penolong. Namun, tidak demikian dengan salah satu operator telekomunikasi terbesar di Indonesia Telkomsel.Director of Commerce Telkomsel, Yuen Kuan Moon, mengaku tidak takut apabila ARPU atau angka rata-rata pemasukan dari pelanggan menurun. Apa sebabnya?"Bukan value dari average (ARPU) pelanggan yang penting, tapi revenue di atas cost. Jadi misalnya, meski keuntungan cuma Rp 10.000 pun, asal di atas biaya cost ya tetap aman," kata Kuan Moon di gedung Telkomsel Regional Atrium Mulia Kuningan Jakarta kepada detikINET baru-baru ini.Menurut dia, ARPU Telkomsel saat ini berkisar antara Rp 80.000 hingga Rp 90.000. Total pelanggan Telkomsel pun, seperti diungkapnya, sudah mencapai 26 juta, dengan angka pengguna prabayar (Simpati dan As) sebesar 24 juta dan pascabayar (Halo) sebesar 2 juta."Mau low value ataupun high value nggak masalah. Toh ARPU itu cuma berpengaruh buat calon investor saja kok," tandasnya.Saat ini kepemilikan Telkomsel masih dimiliki oleh PT Telkom sebesar 65 persen. Sedangkan sisanya dikuasai perusahaan telekomunikasi asal Singapura, Singtel sebesar 35 persen. (rou/dwn) (ien/)







Hide Ads