Registrasi Prabayar Bisa Berbuah Class Action
- detikInet
Jakarta -
Registrasi prabayar tinggal beberapa minggu lagi, tepatnya 28 April 2006 harus sudah selesai. Seperti dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Sofyan Djalil: bagi pengguna yang tidak melakukan registrasi, maka bersiaplah kehilangan nomor Anda!Menyikapi hal tersebut kelompok pengguna sarana telekomunikasi di Indonesia (Indonesian Telecommunication User Group/IDTUG) merasa perlu mengeluarkan pendapatnya. Hal itu disampaikan Sekjen IDTUG Muhamad Jumadi kepada detikINET, Rabu (22/3/2006). "Andai pemerintah berani menghanguskan nomor prepaid per 28 April Jam 24.00, sungguh merupakan tindakan yang berani," ujar Jumadi. Karena menurutnya, dari sisi bisnis, operator akan sangat dirugikan dengan kebijakan ini. "Bukankah mereka sangat sulit untuk mendapatkan satu pelanggan saja di tengah persaingan yang semakin ketat? Di samping itu, berapa kerugian negara dari sisi pajak?" katanya menyayangkan."Dari sisi pengguna, sungguh sangat disayangkan bagi mereka yang tidak tahu akan registrasi, tahu-tahu nomor mereka sudah tidak bisa digunakan. Komplain dari pelanggan terhadap operator akan sangat tinggi, dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi class action dari pengguna karena kurangnya sosialisasi tentang registrasi prabayar." Jumadi mengatakan di sekitar Jabotabek saja masih banyak dijumpai pengguna yang tidak tahu mengenai registrasi prabayar. "Bahkan di toko-toko, atau penjual voucher saja tidak tahu apa itu registrasi. Dari pantauan IDTUG ke beberapa daerah mereka, pengguna rata-rata tidak tahu harus registrasi," ungkapnya.Dia berkesimpulan, registrasi hanya menyentuh beberapa kalangan yang bisa dikatakan pengguna ponsel menengah ke atas saja. "Jadi seperti yang diprediksikan sebelumnya, karena tidak adanya metode yang baik untuk registrasi maka hasil yang dicapai tidak efektif, seperti sekarang ini."Menurutnya, ada beberapa kendala dalam proses registrasi, seperti sering gagalnya proses registrasi melalui SMS. "Hal ini kemungkinan karena SMS untuk proses registrasi tidak dikenakan biaya makanya tidak dipersiapkan secara baik, di samping itu mungkin karena banyaknya pengguna yang akan registrasi," katanya. Waktu registrasi yang terlalu singkat dianggapnya sebagai salah satu kendala lain yang menghambat. Selain itu kurangnya sosialisasi juga ikut memperburuk situasi.(rou/wsh)
(wicak/)