Tolak Perjanjian Domain .com, GoDaddy Ajukan Petisi
- detikInet
Jakarta -
Kurang lebih dua minggu silam, lembaga yang berwenang mengawasi nama domain di dunia -- ICANN -- telah membuat kesepakatan kontroversial dengan VeriSign.Kesepakatan itu memberi hak pada VeriSign untuk tetap mengelola domain .com hingga tahun 2012. Bukan hanya itu, VeriSign pun diizinkan menaikkan harga domain .com selama enam tahun ke depan, paling tidak empat kali.Meski perjanjian sudah berlangsung, VeriSign dan ICANN memang masih harus menunggu persetujuan final dari Depertemen Perdagangan Amerika Serikat. Perjanjian itu menuai kritik dari berbagai kalangan. Pencatat nama domain GoDaddy.com, pun turut ambil aksi menentang keras perjanjian tersebut.Blokir PerjanjianTak terima syarat-syarat kesepakatan yang dibuat (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) ICANN dengan VeriSign, GoDaddy.com akhirnya mengajukan sebuah petisi ke Departemen Perdagangan untuk memblokir perjanjian itu.GoDaddy menginginkan agar perjanjian itu dikirim dan ditinjau ulang ke lembaga pemerintahan Internet. GoDaddy inginkan syarat-syarat perjanjian yang lebih adil. GoDaddy dan penentang lainnya memutuskan untuk komplain langsung ke lembaga pemerintahan sebagai usaha untuk membatalkan perjanjian."Kami tidak akan tinggal diam tanpa melakukan perjuangan. Perjanjian ini sangat keterlaluan," kata Bob Parsons, CEO GoDaddy, seperti dikutip detikINET dari betanews Rabu (15/3/2006).Parsons juga melayangkan surat kepada Sekretaris Departemen Perdagangan, Carlos M. Gutierrez. Menurut Parsons, ICANN telah melakukan tindakan yang berlawanan dengan tujuan organisasi. Parsons juga kecewa karena ICANN melangsungkan perundingan itu secara tertutup dan tidak menanggapi masalah publik."ICANN sudah kehilangan kepercayaan dari komunitas," kata Parsons kepada Gutierrez.Sampai berita ini diturunkan, Departemen Perdagangan belum menentukan timeframe terkait persetujuan finalnya. Keputusannya diharapkan rampung beberapa bulan ke depan.Tanggapi PetisiVeriSign tampak marah dalam menanggapi petisi tersebut. VeriSign mengatakan pernyataan kasar, dan menyebutkan bahwa infrastruktur yang rumit sangat diperlukan untuk menjalankan domain .com."Sangat disayangkan karena para pencatat domain menempatkan minat sempit mereka pada stabilitas dan keamanan operasional internet. Selama lima tahun terakhir ini, penggunaan domain .com sudah meningkat empat kali lipat dan serangan pada infrastruktur semakin banyak dan njlimet," kata Tom Galvin, juru bicara VeriSign."Sayangnya, para pencatat domain tersebut tidak bertanggung jawab pada reliabilitas Internet," tutur Galvin lagi. (dwn)
(ien/)