Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Terapkan E-mail Berbayar, AOL Diprotes

Terapkan E-mail Berbayar, AOL Diprotes


- detikInet

Jakarta - American Online (AOL) diprotes lebih dari 50 organisasi dan ribuan individu. Gara-garanya mereka mulai mematok tarif untuk layanan e-mailnya. Aksi protes ribuan individu terhadap AOL itu diprakarsai oleh The Electronic Frontier Foundation sebagai layanan pelindungan hak digital masyarakat (digital rights-red.). Surat protes itu dicurahkan dalam satu situs bernama www.dearAOL.com. Menurut pantauan detikINET, isi situs 'dearAOL' ini mirip petisi ketidak-setujuan terhadap konsep AOL dalam upaya memerangi spam. Pengunjung bisa 'menandatangani' petisi itu sebagai perseorangan maupun organisasi. Wadah itu sudah merangkul lebih dari 50 organisasi dan 1.500 individu. Mereka yang terhimpun dalam 'dearAOL' menghimbau agar AOL memikirkan kembali konsepnya agar tidak ada pihak lain yang dirugikan. Demikian seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Jumat (03/03/2006)."We stand together in asking you (AOL-red.) to reconsider your desicion to use Certified Email," Demikian yang tertulis dalam surat terbuka yang ditujukan kepada AOL pada dearaol.com. Kurang lebih artinya adalah, 'Kami bersama-sama meminta Anda untuk mempertimbangkan kembali keputusan menggunakan CertifiedEmail'.CertifiedEmail adalah layanan yang akan diadopsi AOL dari penyedia bernama Goodmail Systems. Sistem ini memungkinkan pengirim e-mail massal, yang 'dekat' dengan Spam, membayar 'pajak' untuk setiap e-mail yang dikirimkan. E-mail yang dikirim oleh mereka yang membayar dijamin akan lolos dari filter Spam dan sampai di Inbox pengguna AOL. Bukannya menanggulangi Spam, langkah itu dianggap akan melegalkan spam. (amz/wsh) (wicak/)






Hide Ads