Koneksi 5G Kencang, Tapi Bakal Bikin Boros Kuota

Koneksi 5G Kencang, Tapi Bakal Bikin Boros Kuota

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 10 Mar 2021 06:47 WIB
BARCELONA, SPAIN - FEBRUARY 27:  A 5G sign is pictured at the Quantum stand during the Mobile World Congress (MWC), the worlds biggest mobile fair, on February 27, 2018 in Barcelona. The Mobile World Congress is held in Barcelona from February 26 to March 1.(Photo by Miquel Benitez/Getty Images)
5G, Foto: Miguel Benitez/Getty Images
Jakarta -

Jaringan 5G menawarkan kecepatan 10 kali lebih cepat ketimbang 4G. Tapi siap-siap bikin boros kuota kamu.

Harry Utama, Manager Network Master Plan Telkomsel, mengatakan seperti pengembangan 4G sebelumnya, setiap pembaruan teknologi jaringan broadband akan menghadirkan keunggulan dari sisi kecepatan proses download, upload dan streaming. Keunggulan dari koneksi yang semakin cepat membuat konsumen makin terdorong aktivitas online lebih aktif, sehingga penggunaan kuota akan semakin tinggi.

"Konsumen akan semakin ingin mendownload streaming kualitas yang lebih tinggi. Ini membuat pengguna merasakan kuota jadi lebih cepat habis," ujar Harry saat acara diskusi 5G Myth Busting yang digelar Samsung Indonesia.

Adopsi Digital

Disinggung soal penerapan 5G di Tanah Air, Telkomsel mengaku pihaknya dan pemerintah masih terus berupaya menemukan formula yang tepat dalam pemanfaatan spektrum untuk jaringan penerus 4G. Sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan industri telekomunikasi secara keseluruhan.

"Upaya lain yang kami lakukan menyiapkan jaringan 5G yang pancarannya punya kualitas maksimal. Sehingga manfaatnya dirasakan secara utuh, baik publik maupun enterprise," terang Harry.

Sementara di sisi produsen perangkat, Samsung sudah merilis sejumlah perangkat 5G di Indonesia, salah satunya Galaxy S21 series yang dirilis Januari lalu. Namun lantaran jaringan sendiri belum tersedia, mereka mengunci fitur tersebut dengan software.

"Walaupun saat ini kami juga menunggu keputusan pemerintah, baik aturan maupun frekuensinya, kami sebagai produsen harus mempersiapkannya. Apalagi konsumen sekarang sangat sadar akan teknologi ini, dan ketika mereka membeli perangkat baru mereka inginkan teknologi 5G di dalamnya," kata Taufiqul Furqan Product Marketing Manager Samsung Mobile, SEIN.

Membuka Peluang Baru

Taufiq melanjutkan kehadiran 5G akan membuka banyak hal baru. Orang-orang akan menikmati streaming dengan resolusi yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Di samping itu, pengalaman gaming pun jauh lebih menyenangkan karena 5G menawarkan latensi rendah. Ini pula menciptakan peluang cloud gaming.

"Kualitas virtual meeting akan semakin meningkat karena gambar lebih jelas, minim lag dan lebih real time," kata Taufiq.

Hal senada disampaikan Harry. Adanya 5G akan membuka banyak peluang dan bakal jadi game changer. Menurutnya akan ada kemampuan baru yang tidak dimiliki generasi sebelumnya.

Pertama peningkatan pengalaman broadband. Secara teori kecepatan yang dihadirkan 20 Gbps. Konsumen akan diuntungkan dengan kapasitas jaringan yang lebih besar.

Kedua atensi rendah hingga satu millisecond. Ini akan mentransformasi industri lebih jauh lagi, meningkatkan produktivitas dan efektivitas, efisiensi operasional.

Ketiga 5G akan meningkatkan jumlah perangkat yang terkoneksi hingga 1 juta device per km2. Sehingga mendorong smart city, smart farming dan agrikultur.

"5G merupakan teknologi inklusif yang akan membuka peluang dan kesempatan baru bagi masyarakat, industri dan negara kita. Oleh karena itu, Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan akan terus mempersiapkan adopsi dan adaptasi seluruh entitas yang ada di ekosistem digital untuk implementasi teknologi jaringan 5G di Indonesia." pungkas Harry.



Simak Video "5G Belum Hadir di Indonesia, Samsung Tetap Pede dengan Galaxy S21"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)