Telkomsel dan Indosat Kasih Layanan Gratis untuk Korban Gempa Majene

Telkomsel dan Indosat Kasih Layanan Gratis untuk Korban Gempa Majene

Adi Fida Rahman - detikInet
Minggu, 17 Jan 2021 10:15 WIB
Telkomsel
Foto: Telkomsel
Jakarta -

Tidak hanya berupaya memulihkan kondisi jaringan telekomunikasi, Telkomsel dan Indosat Ooredoo memberikan layanan gratis pada korban bencana gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan pihaknya berupaya maksimal untuk dapat memulihkan layanan telekomunikasi akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo di dua daerah yang berada di provinsi Sulawesi Barat itu. Seiring dengan pemulihan jaringan di wilayah tersebut, guna memberikan kenyamanan komunikasi para pelanggan yang terdampak bencana.

Telkomsel menghadirkan paket khusus yang dapat digunakan untuk akses bebas telepon dan SMS ke semua operator selama 50 menit dan 250 SMS untuk pengguna prabayar, dan bebas telepon 100 menit ke sesama Telkomsel bagi pengguna pascabayar dengan masa aktif selama 7 hari sejak aktivasi.

Paket tersebut dapat diaktifkan melalui akses UMB *888*20# atau mengirimkan SMS dengan ketik SULBAR (untuk pengguna prabayar) atau SULBARKH (untuk pengguna pascabayar), lalu kirim ke 8999, dengan periode aktivasi paket mulai 16 - 31 Januari 2021.

Untuk paket bebas telepon dan SMS ini, aktivasi dapat dilakukan satu kali selama masa aktif paket masih berlaku. Jika masa aktif paket sudah habis, pelanggan tetap dapat mengaktifkan kembali paket tersebut selama masa aktivasi program masih berlaku, yakni hingga 31 Januari 2021.

TelkomselTelkomsel Foto: Telkomsel

Terkait pemulihan jaringan telekomunikasi, Telkomsel mendorong percepatan secara menyeluruh. Saat ini mereka telah mengoperasikan Mobile Backup Power (MBP) atau genset ke BTS di lokasi terdampak yang membutuhkan pendukung catuan daya listrik, serta menghadirkan paket khusus darurat gempa agar proses komunikasi dan evakuasi di wilayah tersebut berjalan dengan lancar.

"Kami akan terus berupaya melakukan pemulihan jaringan telekomunikasi secara maksimal, dan memprioritaskan titik-titik vital seperti Kantor Pemerintahan, Kepolisian, Posko Pengungsian, Rumah Sakit dan Posko Basarnas, agar dapat memudahkan proses evakuasi yang dilakukan oleh para relawan. Selain itu kami tengah mengirimkan tim unit siaga bencana yang bekerjasama dengan BNPB yang bernama tim TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity) dari wilayah terdekat bencana di Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju untuk segara membantu mendirikan posko darurat bagi para korban bencana," jelas Denny.

Berpindah ke Indosat Oooredoo, mereka mengerahkan Mobil Klinik yang telah disiagakan dan segera memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar lokasi bencana yang berada di pengungsian, sambil terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan terus berupaya masuk ke lokasi bencana dan titik-titik lokasi pengungsian.

Mobil Klinik akan menyalurkan sembako, masker, hand sanitizer, bantuan komunikasi, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Total penerima manfaat hampir 3.000 orang. Klinik akan beroperasi di 12 titik

"Mobil Klinik Indosat Ooredoo yang berada di lokasi terdekat dengan bencana, juga telah disiagakan dan kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk dapat segera menyalurkan bantuan yang dibutuhkan masyarakat terutama di lokasi pengungsian," ujar Vikram Sinha, Director and
Chief Operating Officer Indosat Ooredoo. Terkait perbaikan jaringan, Indosat sudah mengirimkan tim perbaikan di Majene dan Mamuju. "Kami telah

mengerahkan tim teknis di lapangan dan kami telah berhasil memulihkan kondisi jaringan kami sehingga layanan kami dapat digunakan dengan normal kembali," pungkas Vikram.



Simak Video "Tanggapan Telkomsel, Indosat, XL soal Pulsa Dikenai Pajak"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)