Telkom Dinobatkan Sebagai Best Leader Factory 2020

Telkom Dinobatkan Sebagai Best Leader Factory 2020

Abu Ubaidillah - detikInet
Selasa, 01 Des 2020 18:32 WIB
Telkom
Foto: Telkom
Jakarta -

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendapat peringkat pertama dalam ajang Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within 2002 dengan nilai 92,44. Telkom menyisihkan 26 finalis yang 60% di antaranya adalah BUMN. Selain itu, di sektor infrastruktur Telkom juga berada di posisi teratas.

Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah SWA berkolaborasi dengan NBO Indonesia melibatkan tim juri seperti Former President Commissioner MNC Land, Abdul Rachman; Former CEO Pertamina, Elia Massa Manik; Former HR Director Unilever, Josef Bataona; Wakil Komisi Aparatur Sipil Negara, Irham Dilmy; dan Managing Director NBO Indonesia, Susanna Hartawan.

Telkom dinobatkan menjadi Best Leader Factory 2020 berdasarkan kriteria vision mission and framework, leadership development program, program implementation and execution, leaders born from within, dan business impact. Telkom dipandang memiliki pengelolaan talent yang sistematis dan berkesinambungan, mendukung tujuan strategis perusahaan, serta adanya komitmen emosional para eksekutif dan manajemen senior perusahaan dalam pengembangan talent tersebut.

"Terima kasih kepada penyelenggara dan tim juri yang telah memberikan apresiasi terhadap langkah Telkom dalam pengelolaan human capital. Penghargaan ini tak hanya menjadi suatu apresiasi bagi kami, tapi juga sebagai kalibrasi untuk mengetahui bahwa Telkom telah berada di jalur yang tepat khususnya dalam mencetak leader terbaik masa depan bagi perusahaan," jelas Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi dalam keterangan tertulis, Selasa (1/12/2020).

Afwandi mengatakan saat ini Telkom tengah bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang fokus pada tiga domain bisnis, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services. Seiring dengan hal tersebut, Telkom membutuhkan transformasi dalam creating leaders yang mampu me-lead digital business. Untuk itu Telkom merekrut anak-anak muda yang bisa menyesuaikan dengan kapabilitas baru yang dibutuhkan.

"Anak muda ini adalah modal Telkom untuk mencetak digital talent. Dari 25 ribu karyawan TelkomGroup, sekitar 14.500 atau 58% di antaranya adalah anak muda," katanya.

Telkom juga diberi amanah oleh Kementerian BUMN untuk menjadi enabler digital capability untuk memenuhi kebutuhan talenta bagi BUMN lain. Hal ini sebagai upaya menyukseskan salah satu prioritas Kementerian BUMN, yaitu menyiapkan leader dan digital talent untuk Indonesia sehingga dapat bersaing dan sejajar dengan negara lain, khususnya dalam pengembangan dan pemasaran teknologi digital.

Setidaknya ada 5 strategi yang diterapkan Telkom dalam mencetak talenta digital, antara lain talent acquisition dengan membangun talent dari dalam dan pro-hire dari luar; talent development mencakup pengembangan leadership, professional competencies, dan functional competencies; career development dengan cara Telkom merekrut talenta berdasarkan kompetensi; performance management system yakni melakukan review dan mengembangkan skill talenta Telkom yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan; serta reward management yakni menyusun sistem remunerasi bagi karyawan.

Core values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), menjadi landasan Telkom dalam mengemnbangkan aspek leadersip seluruh karyawannya. Telkom menjadi BUMN pertama yang mengimplementasikan core values AKHLAK dan saat ini karyawan dari 85 BUMN juga mengikuti pelatihan di Telkom mengenai penerapan nilai-nilai tersebut.

"Penghargaan ini tentunya memperkuat motivasi Telkom untuk melangkah dan berkarya lebih baik lagi. Dengan workforce planning dan strategi yang tengah kami implementasikan, semoga Telkom dapat mencetak digital talents dan digital leaders terbaik tidak hanya bagi perusahaan tapi bagi Indonesia nantinya," tutupnya.

(ega/ega)