Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indosat Gantungkan Asa pada ARPU

Indosat Gantungkan Asa pada ARPU


- detikInet

Jakarta - Indosat berhasil melampaui jumlah pelanggan yang mereka targetkan di 2005. Namun di 2006, pesimistis akan peningkatan pelanggan kian melanda. Pendapatan rata-rata per pelanggan (ARPU/average revenue per user-red) diharap jadi dewa penolong.Dirut Indosat Hasnul Suhaemi mengatakan pertumbuhan pelanggan seluler Indosat selama 2005 mencatat hasil yang menggembirakan. Sampai dengan 19 Desember 2005, Hasnul mengklaim, pelanggan selulernya sudah mencapai angka 14,4 juta. Raihan itu tentu saja melampaui target yang dicanangkan mereka sebelumnya yakni 14 juta pelanggan 'saja'."Namun demikian, pertumbuhan pendapat sangat bergantung pada angka penggunaan per pelanggan atau ARPU," kata Hasnul dalam keterangan tertulisnya pada detikinet, Selasa (03/02/2006).Namun demikian, pencapaian yang telah diraih Indosat patut diacungi jempol. Tak heran banyak yang menginginkan Indosat 'direbut' kembali dari tangan asing. Sebelumnya diberitakan bahwa pihak pemerintah, Indosat, bahkan PT Telkom, turut bahu-membahu 'memperjuangkan' Indosat.Harga saham Indosat di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada 2005, rata-rata meningkat 25,8 persen dibanding di 2004. Walaupun harga penutupan tercatat sedikit menurun, Indosat mengaku berkontribusi sekitar empat persen dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan sekitar lima persen dari Indeks LQ45 (45 saham paling liquid di BEJ).Targetkan Tambah 4 Juta PelangganDi 2006, Indosat juga berencana mengeluarkan capital expenditures (Capex) sekitar US$ 670 juta. Dari capex itu, 85 persen diantaranya akan dialokasikan untuk pengembangan usaha seluler, seperti : upaya peningkatan kualitas dan perluasan jaringan, penambahan titik-titik layanan, penambahan fitur-fitur bernilai tambah (VAS), serta peluncuran produk dengan harga yang diklaim lebih terjangkau."Melalui investasi dan dukungan semua pihak (pelanggan, investor, dan masyarakat-red), kami berharap dapat menambah 3 hingga 4 juta pelanggan seluler baru di 2006, serta terus menumbuhkan usaha kami," ungkap Hasnul. Sebelumnya pria ini sempat mengaku pesimis dengan pertumbuhan pelanggan. Malah dia memperkirakan adanya penurunan pelanggan (churn rate) sekitar 15-20 persen. Tapi nampaknya, di awal tahun yang baru ini, aroma optimisme merebak dan menular ke segala penjuru, tak terkecuali dengan Indosat.Dia juga mengatakan, pencapaian jumlah seluler Indosat di 2005 tidak lepas dari upaya mereka memperluas jangkauan secara nasional dan meningkatkan layanan dikala waktu sibuk (peak time). Indosat sendiri sempat meningkatkan trafik SMS hingga 2-3 kali lipat dibanding trafik hari biasa. (rouzni/)





Hide Ads