Melihat 3 Perspektif Domain Bisnis Digital yang Dikembangkan Telkom

Melihat 3 Perspektif Domain Bisnis Digital yang Dikembangkan Telkom

Abu Ubaidillah - detikInet
Senin, 06 Jul 2020 09:00 WIB
Satelit Telkom 3S
Foto: dok Telkom-Satelit Telkom 3S
Jakarta -

Telkom semakin gencar melakukan pembangunan infrastruktur dan platform digital untuk mewujudkan bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang lebih sejahtera dan berdaya saing sekaligus mendorong kesuksesan 5 Prioritas Presiden dan Agenda Digital Pemerintah.

Tidak hanya itu, pembangunan juga dilakukan untuk mewujudkan visi Telkom yang ingin menjadi digital telco pilihan utama untuk memajukan masyarakat.

Seiring dengan kebutuhan layanan broadband yang terus meningkat, baik pada segmen konsumen maupun korporasi, Telkom menghadirkan solusi-solusi Information and Communication Technology (ICT) dalam 3 perspektif domain bisnis digital, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital service. Adapun infrastruktur atau platform yang dikembangkan pada 3 perspektif domain bisnis digital tersebut adalah sebagai berikut:

1. Digital connectivity
Telkom memperkuat posisinya sebagai market leader pada domain digital connectivity sekaligus mewujudkan digitalisasi hingga ke pelosok Negeri dengan menghadirkan layanan koneksi berkualitas dengan jangkauan terluas.

Hingga kini, Telkom telah menghubungkan 164.8 m fiber optik atau setara dengan 4 kali keliling bumi dari Sabang sampai Merauke. Tiga satelit Telkom juga telah mengudara untuk memperluas jangkauan jaringan dengan dukungan 133 transponder.

Tidak hanya itu, 33.892 tower juga telah berdiri tegak yang telah menjangkau hingga 99% populasi penduduk Indonesia. Jaringan masa depan 5G dan SDN/NFV (Software Defined Networking/Network Functions Virtualization) pun tengah dikembangkan.

2. Digital platform
Telkom juga tengah mengakselerasi platform digital dengan cara mengembangkan layanan data center & cloud pada tahap awal untuk kemudian menyediakan smart platform di atasnya sebagai enabler berbagai layanan dan solusi ICT. Kini, TelkomGroup memiliki 22 data center di dalam dan luar negeri dengan luas mencapai 106,9 ribu m2.

Sejak 2013, Big Data Telkom juga telah melakukan beberapa use-case internal dan Artificial Intelligent (AI) untuk meningkatkan kinerja perusahaan agar lebih efektif. Use-case internal dan AI yang dilakukan Telkom antara lain meliputi Telco Credit Score, ID Verification, Smart Eye, Lead Generation, Big Social, Face Recognition, Video Analytics for rest area monitoring system, Video analytics for IndiHome, dan Natural Language Processing (NLP).

Telkom juga menghadirkan Big Box sebagai solusi sebagai platform yang digunakan oleh perusahaan untuk menghadirkan solusi atau keputusan yang tepat. Selain itu, berbagai platform lain juga gencar dikembangkan mulai dari Internet of Things (IoT)/M2M untuk pelanggan di berbagai sektor industri, cyber security sebagai pusat pemantauan dan respons keamanan 24/7 untuk TelkomGroup, serta payment gateway atau blockchain.

3. Digital services
Produk-produk digital service juga tengah dikembangkan secara selektif, termasuk melalui akuisisi maupun kemitraan pada industri games, e-commerce, dan crowdsourcing. Produk digital services didukung secara sinergis oleh digital connectivity dan digital platform yang telah dibangun agar pelanggan bisa mendapatkan pengalaman terbaik.

Hingga kini, Telkom telah mengembangkan produk-produk consumer digital services meliputi Max Stream, IndiBOX, GameQoo, dan tiketapasaja.com serta produk-produk enterprise digital services seperti Wifi.id corner, Wifi Station, Uzone.id, Chat Aja!, Pijar Mahir, Agree, dan lain-lain.

Tidak hanya berfokus pada kebutuhan konsumen dan perusahaan saja, Telkom juga berkomitmen membantu mengembangkan talenta digital unggulan yang membantu mendorong kemampuan dan tingkat adopsi digital bangsa dengan menghadirkan berbagai program inkubasi dan investasi bisnis digital.

Adapun program inkubasi bisnis digital yang telah dijalankan oleh Telkom antara lain Indigo, NextDev, Amoeba, dan Telkom Innovation Center yang total telah membina ratusan startup di bawah bimbingan mentor berpengalaman.

Sementara pada sisi program investasi bisnis digital, Telkom menghadirkan 2 program unggulan yaitu MDI ventures yang telah menginvestasikan US$ 100 juta kepada 38 startup dalam dan luar negeri serta TMI yang bertugas melakukan aktivitas investasi serta proses sinergi dan kolaborasi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan optimalisasi proses bisnis perusahaan.

(ega/fay)