Judi Mobile Akan 'Jajah' Asia Pasifik
- detikInet
Jakarta -
Game lewat ponsel terbukti menjadi salah satu game terpopuler di pasar aplikasi mobile. International Data Corp memprediksi pasar game mobile di kawasan Asia Pasific kecuali Jepang akan meningkat sebanyak US$ 3 miliar (US$ 1 = Rp 9.810, sumber :detik.com) pada 2009. Padahal pada tahun ini saja pasar game mobile tercatat hanya sebesar US$ 868 juta.Setelah game mobile, apa yang akan menjadi tren berikutnya? Tak salah lagi, di masa mendatang perjudian mobile akan semakin marak. Ini karena teknologi berkembang sangat pesat. Ketersediaan jaringan 3G berkecepatan tinggi merupakan salah satu katalisator penyebab pemicu maraknya judi mobile."3G mendukung game menjadi lebih baik, karena transfer data dapat dilakukan dengan sangat cepat," ujar Matti Zinder, CEO penyedia layanan kasino nirkabel Spin3.Begitu juga dengan perangkat genggam, kemampuan grafis serta ukuran memorinya sangat mempengaruhi performa game. Menurut Zinder, saat ini ponsel bukan saja hanya digunakan untuk berkomunikasi tetapi juga sebagai perangkat hiburan.Perjudian bergerak saat ini masih sangat rendah khususnya di kawasan Asia Pasifik. Menurut Zinder, pertumbuhan utama judi mobile tetap berada di Eropa. Meski pertumbuhan di Asia Pasifik sangat kecil, dengan adanya 70 juta game mobile, Zinder yakin sekitar 5 persen hingga 8 persen game akan terpengaruh mengikuti perjudian ponsel.Sementara itu, Juniper Research memprediksi pasar judi mobile akan bernilai US$ 16,6 miliar pada 2008. Untuk kawasan Asia Pasifik sendiri diperkirakan bisa mencapai US$ 5 miliar.Zinder sendiri mengaku pihaknya tengah mencari mitra lokal untuk membangun infrastuktur di kawasan Asia Pasifik tersebut. Demikian dilansir detikinet Selasa (27/12/2005) dari ChannelNewsAsia.
(ien/)