Gereja Inginkan Domain Sex.eu
- detikInet
Jakarta -
Dutch Full Gospel Church atau Volle Evangelie Gemeente Rehoboth, sebuah gereja di Eersel, kota di Belanda yang berbatasan dengan Belgia, tercatat sebagai salah satu peminat awal domain sex.eu. Sayangnya, gereja tersebut terlambat beberapa detik untuk jadi yang pertama. Domain tersebut adalah yang paling diminati setelah Uni Eropa membentuk top level domainnya sendiri. Hal itu diungkap EURid, sebuah lembaga di Eropa yang bertanggung jawab atas registrasi domain .eu, seperti dikutip detikinet, Rabu (14/12/2005). Domain seks biasanya diminati para pebisnis pornografi. Lalu apa maksud pihak gereja berlomba-lomba membeli domain tersebut? Bahkan rela membayar beberapa ratus euro (jutaan rupiah) untuk mendapatkannya.Chris Vermeulen, perwakilan gereja menyebutkan, pihaknya akan memanfaatkan domain tersebut untuk mengkampanyekan seks sehat. Atau menurut kata-kata Vermeulen, "seks yang sesuai keinginan Tuhan" (the way God wanted it).Lalu siapa yang berhasil menjadi penawar pertama sex.eu? Tercatat sebuah perusahaan asal Swedia, Yellow Register On Line AB yang berhasil jadi penawar pertama domain tersebut. Perusahaan ini juga memiliki sejumlah domain penting seperti travel.eu, music.eu, buy.eu, dvd.eu, search.eu, online.eu, sell.eu dan find.eu.Penawar ketiga datang dari Lilbourne Inggris, Andrew Ian MacNab. MacNab menawar sex.eu beberapa kali, dan selalu mengubah namanya setiap kali mengajukan penawaran. Tidak hanya itu saja, tercatat ada 232 penawaran yang masuk untuk sex.eu. Sampai saat ini, seluruh penawaran belum ditindaklanjuti.
(rouzni/)