Larangan Mudik Berlaku, Telkomsel Tetap Optimalkan Jaringan

Larangan Mudik Berlaku, Telkomsel Tetap Optimalkan Jaringan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 21 Apr 2020 20:16 WIB
Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran bagi masyarakat di tengah masa pandemi Corona. Yuk, lihat lagi momen-momen mudik yang pastinya sangat dirindukan.
Larangan Mudik Berlaku, Telkomsel Tetap Optimalkan Jaringan (Foto: detikcom)
Jakarta -

Meski pemerintah telah menegaskan larangan mudik Lebaran pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Telkomsel tetap berupaya menjaga kualitas layanan telekomunikasinya.

Bagi operator seluler, tak terkecuali Telkomsel, momen Ramadan dan Lebaran biasanya terjadi lonjakan trafik layanan telekomunikasi karena makin banyak menggunakan layanan tersebut. Di satu sisi lain ada perpindahan pelanggan dari satu titik ke titik lain secara masif.

Akan tetapi, kondisi tersebut berbeda kali ini karena merebaknya virus corona di Indonesia dan sejumlah daerah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terbaru, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melarang warga untuk mudik tahun ini untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Pada momen Rafi (Ramadan dan Idul Fitri) ini, Telkomsel sudah mengantisipasi adanya lonjakan trafik dengan meningkatkan kualitas jaringannya," ujar Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dalam virtual conference di CloudX, Selasa (21/4/2020).

Menurut anak perusahaan plat merah ini, Rafi tahun ini tetap ada lonjakan trafik telekomunikasi untuk layanan broadband sebesar 20%. Sedangkan, layanan voice dan SMS justru menurun dibandingkan hari normal.

Dalam memantau kondisi jaringannya agar tetap stabil, Telkomsel melakukannya secara virtual. Cara tersebut dilakukan karena diterapkannya PSBB dan melaksanakan imbauan physical distancing.

TelkomselTelkomsel Foto: screenshot/detikINET

"Telkomsel menjamin layanan untuk Ramadan dan Idul Fitri secara maksimal dan menyeluruh. Kami lakukan secara virtual, tapi tetap dengan cara yang maksimal untuk pelanggan kami," tuturnya.

Pada akhirnya, Telkomsel mengharap kalau para pelanggannya tetap menjalin silaturahmi walau saat ini dihadapi dengan tantangan dan keterbatasan pergerakan akibat pandemi Corona.

"Upaya penguatan dan pengamanan akses jaringan berteknologi terdepan di sejumlah titik prioritas telah kami lakukan guna memaksimalkan pemanfaatan layanan terutama yang berbasis broadband oleh seluruh masyarakat Indonesia dapat terus dinikmati dengan nyaman dan lancar," pungkas Setyanto.

Upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan yang juga Telkomsel lakukan dengan menghadirkan 11.000 BTS baru berteknologi multi-band Long Term Evolution atau 4G, mengoperasikan tambahan 69 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), serta menambah kapasitas gateway internet menjadi 6,100 Gbps (6 Tbps) untuk menjamin kelancaran akses data di seluruh Indonesia.

Secara keseluruhan, Telkomsel saat ini memiliki 219.000 unit BTS di seluruh Tanah Air, dengan 87.000 unit di antaranya merupakan BTS 4G.

Berbekal infrastruktur yang mumpuni, cakupan 4G Telkomsel pun telah menjangkau lebih dari 95% wilayah populasi di Indonesia, yang siap mengakomodasi berbagai kebutuhan layanan berbasis broadband dan digital untuk terus mendukung aktivitas keseharian masyarakat.



Simak Video "Menkominfo: Operator Seluler Jadi Garda Depan Pencegahan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)