Ironi Satelit Nusantara Dua: 'Mengangkasa' di Dasar Laut

Round-up

Ironi Satelit Nusantara Dua: 'Mengangkasa' di Dasar Laut

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 11 Apr 2020 20:12 WIB
Satelit Palapa Nusantara Dua yang Gagal ke Orbit
Detik-detik satelit Nusantara Dua akan terbang menuju orbit. Foto: (ChinaScience/Twitter)
Jakarta -

Satelit Nusantara Dua semestinya terbang menuju orbitnya pada Kamis (9/4/2020). Sayangnya gagal dan malah 'mengangkasa' di dasar laut.

Satelit yang menyandang nama Palapa-N1 ini meluncur dari Xichang Satellite Launch Center di Xichang, Provinsi Sichuan, China. Tepat pukul 19.46 waktu setempat, Roket Long March 3B/E membawa satelit Nusantara Dua menuju orbitnya.

Proses lift off berjalan baik. Namun tiba-tiba terjadi anomali jelang fase pelepasan roket tingkat ketiga.

Satu dari dua roket pendorong tidak berfungsi dengan baik. Sehingga tidak mendapatkan kecepatan yang cukup untuk masuk ke orbit yang ditentukan

Tiba-tiba saat berada di angkasa ada puing-puing yang bertebaran. Satelit itu pun jatuh di laut dan tidak diselamatkan.

PSNSatelit Nusantara Dua Foto: PSN

"Dalam hal ini ketinggian satelit tersebut hanya 170 kilometer dengan kecepatan 7.100 meter per detik dan kemudian jatuh ke lautan dan tidak bisa diselamatkan dan hilang," terang Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso.

Meski gagal mencapai orbit, Nusantara Dua telah dilindungi oleh asuransi yang sepenuhnya memberikan perlindungan atas risiko peluncuran dan operasional satelit.

"Nusantara Dua telah dilindungi oleh asuransi yang sepenuhnya memberikan perlindungan atas risiko peluncuran dan operasional satelit," ujar Presiden Direktur PT PSNS Johanes Indri Trijatmodjo.