Operator Seluler Pastikan Keamanan Jaringan Untuk Kerja dari Rumah

Operator Seluler Pastikan Keamanan Jaringan Untuk Kerja dari Rumah

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 16 Mar 2020 17:13 WIB
Seorang teknisi XL Axiata sedang melakukan pemeliharaan perangkat BTS (Base Transceiver Station) di sebuah tower yang berada di bilangan Bendungan Hilir, Jakarta, Jumat (13/7). Guna mendukung program Jakarta sebagai smartcity dan juga penyelenggaraan beberapa even internasional yang akan berlangsung hingga akhir tahun nanti XL Axiata terus melakukan pemeliharaan dan perawatan BTS di seluruh DKI Jakarta, guna memberikan layanan secara prima.
Operator pastikan keamanan jaringan untuk kerja dari rumah (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Operator seluler siap menghadapi lonjakan trafik data seiring imbauan pemerintah agar masyarakat tidak berpergian. Keamanan jaringan diutamakan.

Sebelumnya juga, sejumlah daerah pun telah memutuskan untuk meliburkan sekolah dan dianjurkan tetap belajar secara online, begitu pun kuliah online. Presiden Joko Widodo juga mengimbau perusahaan menerapkan kebijakan para pegawainya kerja dari rumah.

Semua itu dilakukan untuk menekan peredaran virus corona (COVID-19) agar tidak menyebar luas dan masif.

"Telkomsel telah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat di sejumlah wilayah sebagai dampak diberlakukannya kebijakan bekerja dan belajar dari rumah oleh sejumlah perusahaan dan sekolah," ujar Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2020).


Begitu juga Indosat Ooredoo yang mengatakan bahwa layanannya sejauh ini aman digunakan para pelanggan alias belum ada tanda-tanda peningkatan trafik data di jaringannya.

"Sejauh ini trafik telekomunikasi melalui layanan Indosat Ooredoo masih cukup normal dan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan," ucap SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Turina Farouk.

Nada yang sama juga diungkapkan XL Axiata lewat pernyataan Group Head Corporate Communication XL Axiara Tri Wahyuningsih.

"Jaringan kami tetap siap menghadapi potensi/kemungkinan adanya kenaikan trafik dengan perkembangan kondisi yang ada tersebut. Monitoring terhadap performa dan kualitas jaringan tentu terus menerus dilakukan XL Axiata selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi lonjakan trafik sehingga kenyamanan pelanggan tetap terjaga," tuturnya.


Jika terjadi peningkatan trafik layanan, XL Axiata akan melakukan penyeimbangan (balancing) trafik terlebih dahulu untuk memastikan perfoma jaringan tetap terjaga sehingga kenyamanan pelanggan tidak terganggu, dan tentu juga dibarengi dengan proses monitoring.

"Bilamana diperlukan, tentu penambahan kapasitas jaringan akan dilakukan," kata Ayu begitu sapaan akrabnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur Hutchison Tri Indonesia Danny Buldansyah mengatakan bahwa pihaknya belum melihat ada lonjakan trafik data saat ini, mengingat kebijakan tersebut baru dimulai hari ini.

"Karena kebikannya baru dimulai hari ini, jadi belum tahu datanya, tapi Tri sudah melakukan ekspansi secara agresif sejak tahun lalu sehingga kapasitas dan kualitas layanan akan mampu menangani lonjakan trafik," pungkasnya.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)