Berita? Ya Internet Sumbernya
- detikInet
Jakarta -
Menurut statistik, orang cenderung lebih suka mencari informasi lewat internet ketimbang lewat media tradisional seperti koran, radio atau televisi. Cari berita? ke internet dong.Statistik itu terungkap dari pernyataan para pakar media soal peristiwa internasional. Demikian dilansir detikinet Senin (28/11/2005) dari softpedia.com. Internet jadi pilihan konsumen karena pertukaran informasi mengalir sangat cepat. Ini berkat perkembangan teknologi informasi yang sangat canggih. Nyaris segalanya bisa diperoleh di Internet. Hanya dengan klak-klik berbagai link atau memasukkan kata kunci, konsumen bisa mendapatkan informasi yang diinginkan. Sebagai contoh, saat terjadi bencana angin topan Katrina dan Rita. Bencana itu telah meluluhlantahkan Amerika Serikat. Selain menghancurkan kilang minyak Amerika, Katrina juga menghantam jaringan telekomunikasi hingga semua saluran terputus. Untuk mencari berita dan informasi perkembangan badai ini, konsumen mengaksesnya lewat berbagai situs berita internasional di Internet, semisal CNN dan MSNBC.Sekitar 14 persen pengguna memakai Internet sebagai sumber berita internasional. Ini membuktikan konsumen semakin tertarik pada apa yang dipaparkan sumber berita internasional terkait berbagai peristiwa penting.Selain itu, statistik yang sama membuktikan bahwa hampir tiga perempat pengguna online mengakses berita bencana angin topan lewat situs organisasi berita ternama Amerika Serikat. Sementara itu 54 persen lainnya mencari informasi dari berbagai sumber alternatif, termasuk outlet internasional, blog atau organisasi bantuan nirlaba.
(ien/)