Selasa, 21 Jan 2020 18:39 WIB

Malaysia Optimistis Komersialkan 5G di Q3 2020

Adi Fida Rahman - detikInet
Malaysia Optimistis Komersialkan 5G di Q3 2020. Foto: Reuters
Jakarta - Satu lagi negara di Asia Tenggara akan mengomersialkan 5G di tahun ini. Setelah Singapura dan Vietnam, kini giliran Malaysia.

Saat meresmikan 5G Demonstration Projects (5GDP), Perdana Menteri Mahathir Mohamad menyatakan Malaysia berada di jalur yang tepat untuk mengelar jaringan seluler generasi kelima tahun ini.


Melihat program yang telah dilakukan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC), Mahathir optimistis 5G di Negeri Jiran akan komersial pada kuartal ketiga 2020.

Mahatir mengungkapkan, persiapan Malaysia menggelar 5G telah dimulai tahun lalu. Mereka meluncurkan program 5G Malaysia Showcase pada April 2019.

Pihaknya memang menggenjot adopsi 5G, karena bisa memacu inovasi secara nasional. Dari segi ekonomi, 5G juga akan menciptakan peluang baru di masa depan.

Malaysia Optimis Komersialkan 5G di Q3 2020Mahathir Mohamad saat meluncurkan 5GDP diLangkawi. Foto: Bernama

"Konvergensi 5G dan berbagai sektor industri akan menghadirkan peluang baru bagi industri, masyarakat dan individu untuk memajukan ambisi digital mereka dan memberikan layanan baru dan lebih baik," kata Mahathir seperti dilansir New Straits Times, Selasa (21/1/2020).

Pria berusia 94 tahun ini menggarisbawahi bahwa teknologi akan terus mengubah cara orang melakukan sesuatu. Dan ditegaskannya, Malaysia harus gesit. Karena jika stagnan, mereka tidak akan mampu bersaing dalam ekonomi global.

"(Kita) berisiko tertinggal jika kita tidak berubah juga. Di sisi lain, ia menawarkan tantangan baru yang menggairahkan serta peluang yang tak terukur jika kita mampu merangkulnya," pungkas Mahathir.

Lewat 5GDP, MCMC akan mengimplementasikan 5G ke sejumlah wilayah, yakni Lengkawi, Kedah, Kuala Lumpur, Perak, Selangor, Terengganu dan Penang. Ada sembilan sektor yang mengadopsi 5G, yakni pertanian, perawatan kesehatan digital, pendidikan, hiburan dan media, manufaktur dan pengolahan, minyak dan gas, kota pintar, transportasi pintar dan pariwisata.


Dilansir dari Soyacincau, MCMC akan menggunakan 700MHz, 3.5GHz, 26GHz dan 28GHz untuk layanan 5G di Malaysia. Pita spektrum 700MHz dan 3.5GHz akan ditetapkan untuk satu entitas dalam bentuk konsorsium. Sedangkan pita 26GHz dan 28GHz yang lebih tinggi akan diberikan kepada pemegang lisensi untuk peluncuran nasional dan non-lisensi untuk jaringan pribadi lokal.

Proses beauty contest akan dimulai pada Q1 2020danspektrumnya akan siap untuk penggunaan komersial pada Q3 2020.

Malaysia Optimistis Komersialkan 5G di Q3 2020

(afr/rns)