Selasa, 31 Des 2019 19:06 WIB

Jurus Telkom agar Tidak Tumbang di Malam Tahun Baru 2020

Agus Tri Haryanto - detikInet
Direksi Telkom mengecek jaringan menghadapi lonjakan trafik telekomunikasi pada malam tahun baru.Foto: Telkom Direksi Telkom mengecek jaringan menghadapi lonjakan trafik telekomunikasi pada malam tahun baru.Foto: Telkom
Jakarta - Pada malam pergantian tahun baru 2020, trafik telekomunikasi cenderung melonjak. Menghadapi momen tersebut, Telkom mengaku telah menyiapkan jaringannya agar layanan mereka tidak tumbang.

Berdasarkan pengalamannya, Telkom melihat bahwa lonjakan trafik telekomunikasi, baik data maupun voice, selalu terjadi setiap malam pergantian tahun sehingga perlu melakukan antisipasi agar layanan tetap berjalan prima tanpa hambatan.



Mengantisipasi malam Tahun Baru 2020, Telkom telah menyiapkan sebanyak 143 Posko Siaga, 1.075 mobil IndiHome, tambahan 715 Base Transceiver Station (BTS) 4G, 82 Compact Mobile Base Station (Combat), 534 Mobile Grapari serta menyiagakan 18.866 personil untuk memastikan layanannya lancar di lokasi tempat berkumpulnya masyarakat.

Guna memastikan keandalan jaringan dan layanannya aman, jajaran direksi Telkom meninjau langsung ke beberapa posko teknis infrastruktur dan layanan pelanggan di Jakarta pada Selasa (31/12). Adapun posko yang dikunjungi di antaranya posko kesiapan jaringan Telkom Group serta posko layanan pelanggan Telkom dan Telkomsel.

Di Malam Tahun Baru, TelkomFoto: Telkom

Selain mengecek kesiapan infrastruktur dan jaringan, jajaran direksi perusahaan BUMN ini juga berinteraksi langsung dengan para petugas posko mengenai aktivitas monitoring yang dilakukan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Para petugas ini disebutkan akan mengamankan 7x24 jam.

"Hingga saat ini tidak ada kendala signifikan yang kita hadapi, mari kita tuntaskan pengawalan ini dengan hasil yang tentunya extraordinary. Terus semangat kepada para petugas posko," ujar Direktur Human Capital Management Telkom, Edi Witjara saat mengunjungi salah satu posko Telkom Group seperti dikutip dari siaran persnya.


Selanjutnya, Edi menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan Telkom dilakukan sejak Natal dan menghadapi Tahun Baru 2020 mencakup persiapan teknis jaringan serta persiapan layanan pelanggan yang dilakukan secara menyeluruh.

"Persiapan ini untuk mengoptimalkan kualitas jaringan pada saat terjadinya lonjakan trafik komunikasi di malam pergantian tahun baru 2019-2020," pungkas dia.

Simak Video "Jalur Puncak Ditutup Pukul 18.00-06.00 WIB"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/rns)