Senin, 02 Des 2019 14:28 WIB

Penting Mana, Internet Stabil atau Makin Cepat?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Ilustrasi. Foto: Aisyah/detikInet Ilustrasi. Foto: Aisyah/detikInet
Jakarta - Pembicaraan soal jaringan 5G di Indonesia belakangan cukup menyita perhatian lantaran diharapkan bisa lebih cepat mengakses segala sesuatu di dunia maya. Tapi kalau kamu tim mana, internet yang lebih stabil atau jaringan lebih cepat?

"Untuk industri eSport ya kalau kita lihat di Indonesia memang besar dan cukup berkembang, tapi tak terlepas dari sejumlah tantangan. Kalau kita lihat Indonesia masih di peringkat ke-17, turun 1 peringkat dari tahun lalu, jadi bisa saya bilang masih sangat rendah masih banyak yang bisa kerjain, banyak potensi untuk berkembang jauh ke depannya," kata Hans Kurniadi Saleh Country Director Garena di Telco Outlook 2020, Jakarta, Senin (2/11/2019).

Salah satu caranya adalah dengan membangun infrastruktur yang lebih baik, terutama internet. Dunia eSport menurutnya lebih membutuhkan koneksi internet yang stabil lantaran mempengaruhi jalannya game.


"Ada perkembangan dan makin masuk hingga ke pelosok. Yang mungkin ada dari isu adalah kestabilan internet. Jadi kalau dibahas soal 4G, 5G, dari kita yang penting stabil. Karena dari game kita nggak butuh internet yang cepat juga kami lebih butuh yang stabil," sambungnya.

Menonton video delay beberapa milisecond tidak masalah, namun dalam game sudah banyak mempengaruhi permainan seorang gamer dan atlet esport. "Delay beberapa millisecond nggak bikin hang tapi dari segi game sedikit saja bisa sangat mempengaruhi," cetus dia.

Dengan internet yang baik, eSport pun bisa berkembang dengan menjangkau ke daerah karena game adalah salah satu kegemaran yang paling dekat dengan millenial yang jumlahnya tak sedikit. Selain itu, banyak sektor bisa masuk ke pelosok yang hiburannya masih sangat-sangat terbatas.

"Yang kita lihat juga, di pelosok entertaiment itu sangat-sangat terbatas dan dengan adanya game bisa memberikan hiburan. Dan dengan pemerintah mendukung eSport, kan atlet eSport baru diberangkatkan presiden loh dan dari sini kita lihat pandangan soal game bisa lebih baik," kata dia.


Indonesia juga banyak menghasilkan game lokal yang sebenarnya juga sudah masuk ke industri eSport sejak beberapa waktu lalu. "Salah satunya sekarang yang kita lihat di Piala Presiden ini di 2020 nanti akan ada game lokalnya," lanjut Hans.

Akan tetapi diakui masih banyak yang perlu dievaluasi. Indonesia masih tertinggal contohnya dengan China yang memproduksi banyak game. Perbandingannya menurut Hans sangatlah jauh sehingga hal ini perlu menjadi peranan pemerintah untuk terus mendukung kreator lokal supaya bisa lebih bersaing di kancah global.

Simak Video "Kemeriahan Kompetisi PUBG Mobile di Jakarta "
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)