Jumat, 29 Nov 2019 19:48 WIB

5G dan Robot yang Bersaing dengan Manusia, Menang Siapa?

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Ilustrasi. Foto: Istimewa Ilustrasi. Foto: Istimewa
Batam - Salah satu manfaat teknologi 5G adalah mendukung robotisasi pabrik. Apakah manusia akan disingkirkan mesin?

Plt CEO Telkomsel Heri Supriadi, di Batam mengatakan robot menambah efisiensi kerja meskipun menggantikan manusia. Bukan cuma 5G, bahkan 4G juga bisa diterapkan untuk robotisasi. Tapi bukan artinya manusia kalah dengan mesin.

"Yang repetitif bisa sama robot. Manusia nanti lebih pada bidang kreatif. Ada potensi meningkatkan produksi," kata Heri dalam acara Telkomsel 5G for Industry digelar di Telkom Smart Office Batam, Kamis (28/11/2019).


Di tempat yang sama, Dirjen Sumberdaya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail, mengatakan hal yang sama. Ada solusi saling menguntungkan kalau nanti teknologi 5G dipakai untuk mendorong robotisasi.

"Kita mesti ubah cara bekerjanya. Jangan sampai ada PHK. Tapi kita pindahkan kemampuan untuk bidang kerja yang pas untuk manusia," kata Ismail.

Meskipun 5G di masa depan akan medorong teknologi robot, kuncinya tetap ada pada manusia. 5G juga bisa membantu mengembangkan teknologi untuk pembelajaran dan peningkatan kualitas SDM misalnya lewat teknologi broadcast pendidikan ke daerah terpencil.

"Semoga hasil 5G bisa membantu dari sisi robotik dan meningkatkan kompetensi SDM kita," pungkas Ismail.



5G dan Robot yang Bersaing dengan Manusia, Menang Siapa?


Simak Video "Nggak Cuma Boyong Teknologi, Huawei Juga Transfer Ilmu Soal 5G"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)