Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
SMS Sesat Bikin SBY Prihatin

SMS Sesat Bikin SBY Prihatin


- detikInet

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa prihatin atas maraknya SMS-SMS yang berbau SARA, hujatan terhadap satu golongan tertentu, penipuan kepada masyarakat dengan iming-iming hadiah. SBY prihatin, SMS semacam ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat.Demikian pernyataan juru bicara Kepresidenan Andi A Mallarangeng dalam rilisnya yang diterima detikcom, Selasa (1/11/2005). "Masyarakat diharapkan waspada dan jangan mudah terpancing dengan beredarnya SMS-SMS yang tidak bertanggung jawab tersebut," kata Andi.Untuk mengatasi masalah ini, Presiden telah memerintahkan kepada Kapolri dan Kepala BIN untuk melakukan penyelidikan dan pengusutan terhadap pengirim-pengirim SMS yang tidak bertanggung jawab tersebut. Presiden meminta kepada masyarakat untuk tidak turut menyebarluaskan SMS yang tidak bertanggung jawab tersebut. Menanggapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informasi, Sofyan Djalil telah mengeluarkan Keputusan Menteri No 23/Kominfo/M/10/05, tentang kewajiban mendaftar semua nomor prabayar dengan identitas yang jelas. "Dengan ini semua nomor prabayar juga dapat diidentifikasi dengan jelas pemiliknya, dengan batas akhir pendaftaran pada akhir April 2006," ujar Andi. (ketepi/)





Hide Ads