Senin, 16 Sep 2019 11:47 WIB

Lebih Dalam dengan Teknologi 5G

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Halaman 1 dari 2
Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
Jakarta - Kehadiran teknologi 5G sebagai penerus 4G LTE sudah semakin dekat, sejumlah negara sudah mulai menerapkan teknologi ini. Namun masih banyak pertanyaan mengenai teknologi terbaru ini.

Wajar saja memang, 5G disebut bakal mempunyai dampak besar terhadap kehidupan orang di dunia. Banyak teknologi baru yang diklaim bisa dimungkinkan dengan kehadiran 5G, seperti mobil otonom, drone, internet of things (IoT), dan masih banyak lagi.

Berikut adalah sejumlah mitos mengenai teknologi 5G.

Radiasinya Tinggi?
Salah satu hal yang paling ditakutkan dari 5G adalah radiasi dari sinyal radio yang dipancarkan, di mana radiasi tersebut bisa menyebabkan kanker. Laporan dari World Health Organization pada 2011 menyebut radiasi ponsel seharusnya didaftarkan sebagai salah satu sumber karsinogen ke manusia.

Lalu pada 2016, sebuah penelitian yang didanai pemerintah AS menyebut adanya hubungan antara radiasi dari frekuensi radio terhadap kanker di tikus. Selain itu, ada sejumlah ponsel populer seperti iPhone dan Samsung Galaxy yang diduga melewati batas radiasi yang ditetapkan oleh FCC.

Namun, tudingan radiasi ponsel menyebabkan kanker mungkin berlebihan. Karena banyak hal lain di sekitar kita yang juga mempunyai bahaya karsinogen. Pada 8 Agustus lalu, Chairman FCC Ajit Pai menyebut ponsel yang ada saat ini -- termasuk 5G -- aman untuk digunakan. (asj/fay)