Selasa, 10 Sep 2019 20:05 WIB

Mimika dan Jayawijaya Kondusif, Blokir Layanan Data Dibuka

Rachmatunnisa - detikInet
Ilustrasi akses internet. Foto: Getty Images Ilustrasi akses internet. Foto: Getty Images
Jakarta - Secara bertahap, blokir akses internet di sebagian besar wilayah Papua dan Papua Barat dibuka. Update terbaru, Mimika dan Jayawijaya terpantau kondusif, sehingga blokir layanan data di kedua daerah tersebut dibuka.

Hal itu dinyatakan oleh Kementerian Kominfo lewat siaran pers, Selasa (10/9/2019). Berikut keterangan lengkap yang disampaikan Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu.




1. Sehubungan dengan situasi dan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Mimika di Provinsi Papua yang sudah kondusif, Pemerintah kembali membuka blokir atas layanan data internet di kedua kabupaten tersebut, terhitung mulai Selasa (10/9) pukul 21.00 WIT.

2. Dari 29 Kabupaten/kota di wilayah Papua, sebanyak 27 Kabupaten yang sudah dibuka kembali blokir atas layanan data internet yakni: Kabupaten Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak Numfor, Yapen, Sarmi, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nabire, Jayawijaya dan Mimika.

3. Sementara dari 13 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Papua Barat, masih sama dengan data sehari sebelumnya, Senin (9/9) yakni 11 kabupaten yang sudah dibuka akses layanan data internet meliputi Kabupaten Fak Fak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan Kabupaten Sorong.




4. Untuk wilayah Provinsi Papua, masih terdapat 2 (dua) Kabupaten/Kota yang masih diblokir layanan data internet yakni Kabupaten Jayapuran dan Kota Jayapura. Begitu juga halnya dengan 2 (dua) kota di Papua Barat yakni Kota Manokwari dan Kota Sorong masih harus terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.




Simak Video "Pemblokiran Internet di Papua atas Perintah Kemenko Polhukam"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/krs)