Kamis, 05 Sep 2019 19:08 WIB

Internet Papua Belum Sepenuhnya 'Merdeka'

Agus Tri Haryanto - detikInet
Pengamanan di Jayapura, Papua. Foto: Antara Foto Pengamanan di Jayapura, Papua. Foto: Antara Foto
Jakarta - Meski telah membuka akses internet untuk warga di Papua dan Papua Barat, belum semua warga Papua bisa berselancar internet. Tercatat, Manokwari hingga Jayapura jadi pengecualian.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan bahwa pembukaan blokir di wilayah tersebut masih dilihat dari situasi di lapangan, apakah ada potensi kembali rusuh atau tidak.



"Ya, dari sisi kondusifitasnya di lapangan. Kalau rusuh atau ada potensi rusuh, harus dicegah, kemudian tangani, pulihkan, ada tiga. Pencegahan bagian dari menghindari kerusuhan," kata Rudiantara di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Seperti diketahui, ada 10 kabupaten di Provinsi Papua yakni Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo dan Nabire, akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.

Sedangkan untuk di Provinsi Papua Barat, Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kota Manokwari, akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan oleh pemerintah sebelum memutuskan untuk membuka gerbang internet untuk warga di sana.

Meski diberi waktu beberapa hari, Menkominfo menyebutkan belum ada kepastian akses internet di daerah-daerah tersebut bakal benar-benar dibuka oleh pemerintah.

"Belum tahu karena yang memutuskan bukan saya saja, ada koordinasi. Kita juga terus memantau dan berkoordinasi juga dengan teman-teman di lapangan. Yang memutuskan kondusifitasnya bukan saya," ungkap dia.



Diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Kominfo membuka blokir akses internet yang dilakukan secara bertahap, terhitung mulai Rabu (4/9) 21.00 WIB atau pukul 23.00 WIT. Pembukaan akses internet dilakukan setelah mempertimbangkan sudah mulai pulihnya kondisi beberapa kabupaten di Papua dan Papua Barat.

Simak Video "Apple Tutup Gate, Ratusan Orang Menginap di Apple Orchard"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com