Sabtu, 24 Agu 2019 21:23 WIB

Ekspose Daerah Wisata, Telkomsel Optimalisasi Jaringan di Pulau Nias

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Telkomsel Foto: Telkomsel
Gunung Sitoli - Telkomsel mengoptimalisasi jaringan miliknya di daerah wisata, tepatnya di Pulau Nias. Optimalisasi ini juga menjadi komitmen Telkomsel dalam mendukung penyelenggaraan Sail Nias 2019.

Optimalisasi jaringan dilakukan Telkomsel sebagai wujud dukungan untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan wisatawan akan layanan komunikasi selama berada di Pulau Nias yang merupakan destinasi wisata bahari internasional.



Dukungan ini disampaikan oleh Direktur Network Telkomsel Iskriono Windiarjanto ketika mendampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Nasional Sail Nias 2019 pada rangkaian kegiatan kunjungan kesiapan Sail Nias beberapa waktu lalu.

Iskriono mengatakan kehadiran infrastruktur telekomunikasi sangat penting dalam menunjang potensi wisata suatu daerah. Untuk itu, pihaknya telah menggelar jaringan 4G LTE untuk mempermudah masyarakat, wisatawan, serta pemangku kepentingan yang ingin berbagi dan menyebarkan eksotisme Pulau Nias ke seluruh dunia.

"Kami berharap kehadiran layanan 4G LTE Telkomsel mampu menarik semakin banyak wisatawan untuk berkunjung langsung menikmati keindahan lokasi wisata ini. Inilah wujud nyata dukungan Telkomsel untuk turut membangun industri pariwisata di Tanah Air," kata Iskriono seperti dalam keterangan tertulisnya.

Ekspose Daerah Wisata, Telkomsel Optimalisasi Jaringan di Pulau NiasFoto: Telkomsel


Di Pulau Nias, secara khusus Telkomsel menyiapkan cakupan dan kapasitas jaringan melalui 118 unit Base Transceiver Station (BTS), 52 unit di antaranya adalah BTS 4G. Ketersediaan infrastruktur jaringan tersebut untuk memberikan layanan voice dan broadband yang terbaik di lokasi acara.

Adapun saat ini, layanan 4G Telkomsel telah menjangkau sekitar 75 % wilayah populasi Pulau Nias yang meliputi Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, dan Kota Gunung Sitoli. Sedangkan secara keseluruhan cakupan jaringan Telkomsel sekitar 95% wilayah populasinya.

Di sisi lain, Telkomsel pun melakukan monitoring kualitas jaringan secara rutin, bahkan menyiapkan penambahan transmisi untuk memperkuat jaringan pada saat digelarnya event-event di kawasan wisata. Selain itu, operator anak plat merah ini juga melakukan antisipasi adanya potensi hambatan layanan jaringan, misalnya yang disebabkan terputusnya pasokan listrik dengan menyiapkan Mobile Genset serta beberapa alternatif sumberdaya Fuelcell dan Fluidic.



Dalam beberapa tahun terakhir, Telkomsel tercatat mendukung kebutuhan komunikasi berbagai acara pariwisata berskala internasional, mulai dari Sail Wakatobi-Belitong, Sail Morotai, Sail Komodo, Sail Raja Ampat, Sail Tomini, hingga Sail Selat Karimata. Hal ini pula jadi bukti Telkomsel konsisten dan berkomitmen untuk melakukan pembangunan jaringan ke berbagai wilayah, bahkan hingga ke daerah pelosok, agar masyarakat bisa tetap saling terhubung.

"Kami percaya bahwa terbukanya akses telekomunikasi di seluruh wilayah negara kita secara nyata akan menjadi penunjang percepatan pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan sekaligus mampu menjadi katalisator dalam mempromosikan potensi wisata daerah dan memberi manfaat bagi daya tarik investasi, peluang usaha, bahkan lapangan kerja baru," tutup Iskriono.

Simak Video "Ini Alasan Telkomsel Jadi Publisher Game"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)