Selasa, 30 Jul 2019 09:18 WIB

Jaringan 5G Diuji Coba, 4 Hal Ini Jadi Sorotan

Aisyah Kamaliah - detikInet
Ilustrasi. Foto: DW (News) Ilustrasi. Foto: DW (News)
Jakarta - Jaringan 5G diprediksi akan merajai pasar, bahkan disebut-sebut akan menguasai 51,4% pangsa pasar menurut perkiraan perusahaan analis Canalys.

Dikutip detikINET dari situs CNET, Senin (29/7/2019), mereka telah melakukan uji coba terhadap jaringan generasi kelima ini di Amerika Serikat selama beberapa bulan terakhir dan ditemukan empat fakta sebagai berikut:


1. Konsistensinya memuaskan

Di masa mendatang, diperkirakan 5G akan membantu pengguna merasakan pengalaman bermain game dengan grafik yang lebih baik dan bahkan video call tanpa nge-lag di mana pun berada.

Pernah mengalami juga kan ketika men-download film atau aplikasi, ketika berpindah tempat, kecepatan dan waktunya menjadi jauh lebih lama? CNET mengungkap ketika menggunakan Sprint, jaringan 5G-nya mencakup area yang lebih luas. Bisa disebut konsisten jaringan menggunakan 5G akan jadi lebih menyenangkan.

2. Kecepatannya

Mengunduh file dengan sangat cepat tentu memuaskan! Nah, dalam tes awal CNET, ketika menggunakan jaringan 5G, mereka bisa mengunduh dengan kecepatan 400 megabit per detik merujuk pada rekaman di aplikasi Speedtest.net.

Mengulas perbedaan kecepatan 3G dan 4G yang cukup besar, kemungkinan yang sama juga akan terjadi pada 4G dan 5G. Meski begitu, 4G juga diperkirakan akan terus berkembang menjadi lebih cepat seiring pertumbuhan jaringan 5G. Sehingga di negara dengan jaringan 4G yang cepat, bisa jadi antara kedua jaringan tersebut memiliki perbedaan yang tak terlalu mencolok.

3. Ponsel 5G bisa lebih mahal

Dibenamkannya teknologi 5G juga hampir dapat dipastikan akan menaikkan harga smartphone pada awalnya.

Ponsel 5G harus memiliki chip yang kompatibel untuk terhubung ke jaringan 5G, yang berarti pembuat chip ponsel seperti Qualcomm, yang terbesar di dunia, dapat menarik lebih banyak biaya. Sejauh ini, sebagian besar ponsel 5G yang digunakan merupakan perangkat premium, yang berarti harganya tidak akan murah.

4. Menyedot baterai lebih banyak

Tes pertama CNET dengan Galaxy S10 5G, menghabiskan daya sekitar 50% dalam empat jam dan turun menjadi 40% setelah lima setengah jam pengujian ketat.

"S10 5G memiliki layar dan baterai yang sedikit lebih besar daripada Galaxy S10 Plus (6,7 inch dan 4.500 mAh dibandingkan 6,1 inch dan 4.100 mAh), dan S10 Plus setidaknya dapat berjalan dari jam 6 pagi hingga tengah malam dengan sekali pengisian baterai -- sekitar 18 jam. S10 5G bertahan jauh lebih sebentar," tulis CNET.


Tapi, masalah baterai ini mungkin bakal hilang ketika Qualcomm meluncurkan chip Snapdragon X55 yang lebih kecil dan lebih hemat daya untuk ponsel 5G generasi kedua.

Simak Video "Pasar Ericsson Lebih Fokus pada Teknologi Jaringan"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed