Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Malaysia dan Bom Bali Ikut 'Ramaikan' Trial 3G XL

Malaysia dan Bom Bali Ikut 'Ramaikan' Trial 3G XL


- detikInet

Jakarta - PT Excelcomindo Pratama (XL) menggelar uji coba layanan seluler generasi ketiga (3G). Malaysia jadi salah satu negara trial, sedangkan Bom Bali ikut disebut-sebut. Lho?XL menggelar uji coba layanan 3G di tiga kota di Indonesia, ini mencakup Jakarta, Bandung, dan Bali. Selain itu dua kota di Malaysia, Kuala Lumpur dan Sabah, juga diikutkan. Peresmian uji coba itu diadakan di Grha XL, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (3/10/2005). Dalam kesempatan itu turut hadir Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil. Saat menguji panggilan video ke Bali, Sofyan pun sempat menanyakan kondisi pasca tragedi ledakan Bom Bali, Sabtu (1/10/2005). Gubernur Propinsi Bali, Dewa Made Beratha, menjawab dengan menyebut data-data korban dan kesiapan jajarannya. Dari Bandung, uji coba menghadirkan Budi Rahardjo aktivis dan akademisi Teknologi Informasi. Sedangkan dari Malaysia 'muncul' CEO Telekom Malaysia, Datuk Abdul Wahid Omar. Melalui Indocel Holding Sdn Bhd. Telekom Malaysia memiliki saham XL sebesar 25 persen.Kesempatan berbincang dengan Malaysia dimanfaatkan oleh Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Basuki Yusuf Iskandar. Basuki menanyakan seputar 3G di negara serumpun itu. Datuk menjawab saat ini sudah ada sekitar 14.000 pelanggan 3G di Malaysia. Mengenai tarif, Telekom Malaysia mengenakan 15 Ringgit Malaysia per paket (1 Ringgit = Rp 2.726 sumber: Citibank/Google.com). Sementara Menteri Tenaga, Air, dan Komunikasi Malaysia, Dato' Seri Lim Keng Yaik mengatakan layanan 3G di Malaysia sudah berjalan sejak 2002.Direktur Special Project XL, Mohammad Idris, mengatakan XL juga akan meluaskan kerjasama 3G ke Singapura dan Srilanka. Untuk jangka panjangnya XL akan memperluas ke Eropa, namun itu tergantung spektrum dan frekuensi 3G yang akan didapatkan dalam tender.Untuk wilayah Indonesia, layanan 3G XL tahap awal akan dikembangkan di Jakarta, Bandung, dan Bali. Daerah lain? "Belum, karena jaringan backbone belum terlalu baik kecuali di Jawa," ujar Idris.Untuk uji coba di Jakarta dan Bandung, XL menggunakan perangkat Ericsson. Sedangkan di Bali menggunakan perangkat Huawei Technologes. Untuk di Malaysia, XL menggandeng Cellcom, anak perusahaan Telekom Malaysia.(Keterangan Foto Luar : Menkominfo Sofyan Djalil bersama dengan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar sedang melakukan video conference dengan Menteri Tenaga, Air, dan Komunikasi Malaysia, Dato' Seri Lim Keng Yaik)(Keterangan Foto Dalam : Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar nampak sedang berbincang dengan CEO Telekom Malaysia, Datuk Abdul Wahid Omar) (wicak/)





Hide Ads