Kamis, 04 Apr 2019 20:09 WIB

Nelayan Banyuwangi Dapat Sosialisasi 'Laut Nusantara', Apa Itu?

Ardian Fanani - detikInet
Foto: Ardian Fanani/detikINET Foto: Ardian Fanani/detikINET
Banyuwangi - Aplikasi "Laut Nusantara" menjadi cara XL Axiata untuk memajukan nelayan sekaligus bantu mendorong produktivitas hasil tangkapan. Giliran Banyuwangi yang dapat sosialisasi.

Sosialisasi yang digelar oleh PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), Kamis (4/3/2019), ini menyasar nelayan Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Kita Banyuwangi. Lebih dari 100 nelayan yang mengikuti program sosialisasi Laut Nusantara.

Di acara sosialisasi ini, masyarakat nelayan mendapatkan pelatihan mengenai pemanfaatan aplikasi digital Laut Nusantara untuk meningkatkan produktivitas sekaligus keamanan mereka dalam bekerja.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Persandian Budi Santoso, sekaligus mewakili Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas M.Si, Kepala Balai Riset & Observasi Laut (BROL) Kementerian Kelautan & Perikanan (KKP) Dr. I Nyoman Radiarta M.Sc, serta Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini.

XL Sosialisasikan 'Laut Nusantara' ke Nelayan Banyuwangi, Apa Itu?Foto: Ardian Fanani/detikINET

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, Banyuwangi merupakan salah satu sentra penghasil ikan laut terbesar di Jawa Timur. Banyak masyarakat nelayan dengan perahu-perahu bermesin kecil di bawah 5 gross ton. Untuk itulah XL memperkenalkan aplikasi Laut Nusantara guna membantu mendorong produktivitas hasil tangkapan mereka.

"Apalagi sempat ada berita lokal menyebutkan tangkapan di Selat Bali menurun dan berpengaruh pada produktivitas nelayan," ujarnya kepada wartawan.

Dian melanjutkan, sosialisasi penggunaan aplikasi Laut Nusantara sekaligus merupakan bagian dari upaya XL Axiata membantu pemerintah menyiapkan masyarakat di semua lapisan ekonomi, dengan berbagai profesi, memasuki era digital. Sosialisasi ini juga memberikan pemahaman kepada masyarakat nelayan untuk secara maksimal memanfaatkan smartphone dan layanan data yang diaksesnya guna meningkatkan produktivitas kerja.

"Melalui sarana digital, nelayan bisa mendapatkan sumber informasi bermanfaat yang bisa membantunya menemukan lokasi tempat ikan berada, sekaligus memberikan panduan keselamatan kerja," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Riset & Observasi Laut (BROL) Kementerian Kelautan & Perikanan (KKP) I Nyoman Radiarta mengatakan, program ini sangat membantu nelayan dalam mencari ikan di laut.

"XL Axiata sangat membantu nelayan dalam mewujudkan peningkatan pendapatan. Aplikasi Laut Nusantara ini merupakan riset yang dilakukan KKP untuk membantu nelayan dimana mereka menangkap ikan dengan efisien. Karena nelayan langsung menuju tempat ikan sehingga tidak boros BBM. KKP bersama XL Axiata akan terus mendedikasikan program-program baru untuk nelayan seluruh Indonesia," ujarnya.

XL Sosialisasikan 'Laut Nusantara' ke Nelayan Banyuwangi, Apa Itu?Foto: Ardian Fanani/detikINET


Saat ini sudah ada 11 daerah dan 1.300 nelayan yang sudah menerima sosialisasi program Laut Nusantara. Ke-11 daerah tersebut adalah Perancak, Pandeglang, Lombok Tengah, Kenjeran, Situbondo, Indramayu, Greges, Pakutatan, Serang, Sendang Biru, dan Prigi. Hingga Februari 2019 lalu, tidak kurang dari 10.000 nelayan telah memanfaatkan aplikasi ini. XL Axiata menargetkan, hingga akhir tahun nanti akan ada sekitar 15 ribu nelayan yang memanfaatkan aplikasi tersebut.

Program sosialisasi akan terus dilakukan di sepanjang tahun 2019 ini. Selain mendatangi langsung setiap lokasi sentra nelayan, XL Axiata juga memanfaatkan media sosial YouTube untuk membagikan cara penggunaan aplikasi Laut Nusantara melalui video tutorial. Dengan demikian, masyarakat nelayan di mana pun bisa secara mandiri mengakses aplikasi ini tanpa perlu menunggu sosialisasi tatap muka.


(krs/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed