Rabu, 15 Agu 2018 18:15 WIB

Cara Telkomsel Cegah Internet Lemot di Asian Games 2018

Agus Tri Haryanto - detikInet
Press room di Asian Games 2018. Foto: Agus Tri Haryanto/inet Press room di Asian Games 2018. Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta - Tak hanya memboyong pengalaman 5G selama perhelatan Asian Games 2018, Telkomsel juga turut membawa teknologi terkini dalam menjamin kualitas layanan selama perhelatan tersebut berlangsung.

"Di mana ada titik orang berkumpul, maka kita siapkan network-nya," Juanita Erawati, VP ICT Network Management Telkomsel Area Jabodetabek Jabar.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan, Telkomsel mengimplementasikan teknologi terbaru, misalnya Massive MIMO, di mana disebutkan Juanita, teknologi ini dapat meng-cover massa yang berkumpul dalam satu titik.



Massive MIMO secara khusus dihadirkan guna menambah kapasitas akses broadband mencapai 5 sampai 8 kali lebih besar dibandingkan teknologi jaringan lain pada umumnya.

"Ini bisa handle banyak banget orang. Di GBK (Gelora Bung Karno) di stadion utama itu ada empat yang mengarah ke luar, karena perkiraan kita itu orang pada masuk antre ke GBK," sebutnya.

Kemudian, Lampsite juga merupakan teknologi baru yang dipakai oleh operator anak perusahaan pelat merah ini dalam menjamin kualitas layanan selama ajang Asian Games 2018 sedari 18 Agustus - 2 September 2018.

"Lampsite ini teknologi baru yang pertama kali diimplementasikan oleh Telkomsel, operator lain saya yakin belum ada yang menggunakannya," ungkapnya.

Lampsite tersebut nantinya akan dimanfaatkan oleh Telkomsel untuk pengamanan jaringan indoor stadion utama GBK. Untuk di kawasan GBK, operator yang satu ini akan memasang 80 sektor lampsite.

Cara Telkomsel Cegah Internet Lemot di Asian Games 2018Press room di Asian Games 2018. Foto: Agus Tri Haryanto/inet


Menkominfo Sebut 5G untuk Industri, Bukan Individu, tonton videonya di sini:
[Gambas:Video 20detik]

"Pengalaman kita sempat ada masalah saat peak itu sering melambat. Kita nggak mau gambling lagi, makanya nanti kita full di stadion utama. Ini pernah kita coba di final Piala Presiden kemarin. Teknologi ini solusi terbaik untuk station, biasanya kalau BTS itu jadi masalah," tuturnya.

"Pengalaman kita sempat ada masalah saat peak itu sering melambat. Kita nggak mau gambling lagi, makanya nanti kita full di stadion utama. Ini pernah kita coba di final Piala Presiden kemarin. Teknologi ini solusi terbaik untuk station, biasanya kalau BTS itu jadi masalah," tuturnya.

"Ada juga Book RRU, ini teknologi baru berupa BTS kecil untuk meng-cover spot-spot tertentu," sambungnya.



Selain itu, Telkomsel akan menerapkan Carrier Aggregation (CA) dengan memanfaatkan dua spektrum bersamaan dalam satu pipa, sehingga menghasilkan kecepatan internet yang luar biasa ngebut.

"Kita gabungkan dua spektrum bersamaan. Inovasi FDD dan TDD jadi satu, bisa digabungin yang tergantung pada device-nya, tapi pengalaman kita itu bisa sampai di atas (kecepatan internetnya-red) 120 Mbps," kata Juanita. (agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed