Indosat Akan Bangun 1500 BTS
- detikInet
Jakarta -
Selain mengurusi masalah perpindahan frekuensi CDMA StarOne, Indosat juga memikirkan masalah layanan seluler GSM. Demi meraih penguatan sinyal, peningkatan kapasitas dan peluasan coverage, Indosat akan bangun 1500 Base Transceiver Station (BTS) hingga akhir 2005.Direktur Utama PT Indosat Tbk, Hasnul Suhaemi mengatakan akan mengalokasikan 85 persen dari investasi capital expenses Indosat sebesar US$ 900 juta untuk seluler. Lanjutnya, dari total investasi seluler, 24 persen dialokasikan untuk wilayah Jabotabek, 36 persen untuk wilayah Jawa non Jabotabek, serta 40 persen untuk area luar Jawa. Alokasi investasi itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas di area Jawa dan perluasan jangkauan layanan (coverage).Apabila dilakukan penghitungan, angka 85 persen sama dengan US$ 765 juta. Dari total investasi seluler, 24 persennya (US$ 183,6 juta) untuk Jabotabek, 36 persennya (US$ 275,4 juta) untuk Jawa non Jabotabek, 40 persennya (US$ 306 juta) untuk luar Jawa. Demi meningkatkan kapasitas di area Jabotabek dan Jawa, ujar Hasnul, tentu akan disertai pembangunan BTS. Untuk luar Jawa, Hasnul melanjutkan, Indosat juga akan memperkuat coverage di Ibukota Kabupaten dan Ibukota Kecamatan. Pembangunan BTS juga dihitung dari alokasi investasi seluler per wilayah."Coba hitung saja, 1500 BTS dikali 40 persen, ya sekitar 600 BTS untuk luar Jawa," kata Hasnul ketika dihubungi detikinet, Kamis (28/7/2005). "Jadi 900 BTS di area Jabotabek dan Jawa, serta 600 BTS di luar Jawa," papar Hasnul menjelaskan.Sampai akhir semester pertama 2005, Hasnul mengatakan Indosat telah membangun 500 BTS yang tersebar diseluruh Indonesia. Hingga akhir tahun, Indosat berencana membangun total 1500 BTS.
(wicak/)