Senin, 04 Jun 2018 21:47 WIB

XL Pastikan 4G Selimuti Jalur Mudik

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta - XL menjamin pelanggannya tetap tercover jaringan 4G LTE ketika mudik yang jadi tradisi tahunan ketika Hari Raya Lebaran.

Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya memastikan jika jaringan 4G LTE-nya telah mencover lebih dari 96% jalan raya yang menjadi rute mudik Pulau Jawa. Sementara untuk jalur kereta api, disebut sudah tercover 90%.

"Beberapa waktu lalu kami sudah menggelar drive tes jaringan. Untuk jalur mudik lebih dari 96% jaringan kami sudah tercover oleh 4G LTE. Artinya, misal dari Jakarta sampai Surabaya, 96% dari perjalanan tersebut bisa dipastikan tercover oleh jaringan 4G LTE XL," ujar Yessie di sela acara berbuka puasa bersama di Seribu Rasa, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Untuk memastikan layanannya terjaga selama mudik Lebaran, XL telah menyiapkan 8.500 BTS baru. Dengan penambahan ini, lanjut Yessie, saat ini XL telah memililiki sekitar 105 ribu BTS di seluruh Indonesia.

"Per akhir tahun kami punya target lebih dari 93% jaringan 4G di populasi Indonesia. Artinya jaringan XL akan selalu ada di mana populasi banyak itu ada," paparnya.

"Xl sendiri masih terus berinvestasi dan memastikan jaringan XL lebih terjaga. Menggunakan teknologi terdepan untuk bisa lebih cepat," tambahnya.

Tidak hanya fokus di Jawa, jaringan 4G LTE XL diklaim juga sudah bisa dinikmati masyarakat di 94% area di sepanjang jalur mudik utama Sumatera dan 66% area jalur mudik di Kalimantan.

Demi meningkatkan kualitas akses digital, secara teknis, XL telah menerapkan sejumlah teknologi terkini untuk meningkatkan kualitas layanan data, seperti Network Function Virtualization Core, Spektrum Wideband 4G, dan teknologi 4.5G.

Selain itu, untuk memperkuat kualitas jaringan di berbagai lokasi karena bertambahnya jumlah pengguna dan trafik di suatu area, XL juga meningkatkan kapasitas radio transmisi dan menempatkan sedikitnya 49 unit mobile BTS.

Area yang rawan terjadi lonjakan trafik yang dimaksud meliputi tempat-tempat pemberangkatan transportasi massal seperti bandar udara, terminal bus, pelabuhan laut, serta tempat penyeberangan antarpulau.

"Selain tempat tadi, lokasi wisata juga tak luput dari perhatian XL," terang Yessie. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed