Senin, 28 Mei 2018 20:45 WIB

Registrasi Prabayar Bikin Pelanggan Smartfren Menurun

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta - Lika-liku panjang proses registrasi ulang kartu SIM prabayar resmi berakhir per tanggal 30 April 2018, yang berdampak pada jumlah pelanggan Smartfren.

Dari hasil registrasi tersebut, terungkap jumlah pelanggan yang sebenarnya di semua operator telekomunikasi, tak ketinggalan pelanggan Smartfren.

Ditemui selepas acara buka puasa bersama, Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan bahwa selepas penutupan registrasi kemarin pelanggan Smartfren sekarang di kisaran sembilan jutaan. Angka ini sedikit menurun ketimbang angka sebelum penutupan registrasi atau per bulan Desember 2017 yang mencapai 11 juta pelanggan.

"Yang sekarang ini kami masih di sembilan jutaan. Tidak banyak turunnya. Tapi kami memang tidak banyak seperti yang lain, karena memang kami dari dulu pelanggan dari Andromax dan Mi-Fi. Jadi tidak banyak yang berganti-ganti," ujar Djoko di Westin Hotel, Jakarta, Senin (28/5/2018).


Diakui Djoko memang di awal tahun 2017 kemarin sempat terjadi peningkatan jumlah pelanggan karena paket GSM. Namun, paket tersebut kini sudah ditutup.

Meski mengalami penurunan jumlah pelanggan, Djoko mengatakan bahwa Smartfren terus gencar menambah pelanggan. "Untuk awal sebulan sejuta lah. Dan 10 bulan ke depan jadi 10 juta," pungkas Djoko.

Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri resmi mengumumkan hasil rekonsiliasi jumlah SIM card prabayar yang telah melakukan registrasi ulang maupun registrasi baru sampai dengan batas akhir 30 April 2018.

Berdasarkan data rekonsiliasi ini, tercatat ada 254.792.159 nomor pelanggan yang telah teregistrasi. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed