BERITA TERBARU
Kamis, 19 Apr 2018 16:04 WIB

Strategi Indosat agar Jaringan Lancar Saat Ramadan dan Lebaran

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Indosat sudah mempersiapkan jaringannya untuk Ramadan dan Lebaran. (Muhamad Alif Goenawan/detikINET) Indosat sudah mempersiapkan jaringannya untuk Ramadan dan Lebaran. (Muhamad Alif Goenawan/detikINET)
Jakarta - Dalam waktu dekat, masyarakat Indonesia, khususnya yang beragama Islam, akan memasuki bulan Ramadan. Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan trafik telekomunikasi, Indosat Ooredoo telah menyiapkan beberapa strategi jitunya.

Salah satu strategi yang dipaparkan oleh Head of Division Core Network Planning & Engineering Indosat Ooredoo Kustanto, yakni meningkat kapasitas jaringan di setiap daerah yang padat pelanggan ketika perayaan Hari Raya Lebaran. Biasanya daerah yang dimaksud adalah daerah yang banyak terjadi migrasi pelanggan ketika mudik.

"Jadi, kami di daerah-daerah dimana ada migrasi pelanggan, seperti Jakarta ke Jawa dan Sumatera, kami tingkatkan kapasitas. Kami buat ekspansi jaringan yang penuh. Nanti kami bermainnya dengan lisensi saja," ujar Kustanto dalam acara media gathering di Hotel Sheraton, Lampung, Kamis (19/4/2018).



Lisensinya sendiri, dikatakan Kustanto, akan ditingkatkan jika terjadi lonjakan trafik sesuai kebutuhan. Untuk Lebaran sendiri, biasanya diperkirakan terjadi lonjakan trafik telekomunikasi sebesar 20% sampai 30% dibandingkan dari hari normal.

Selain meningkatkan lisensi, anak perusahaan dari Ooredoo juga akan fokus membangun coverage di sekitaran kota besar yang sangat potensial, salah satunya Lampung. Dikatakan Indosat Ooredoo, Lampung dinilai menjadi titik transit pemudik yang hendak melanjutkan perjalanan ke Sumatera.



"Nah, dalam tahun ini juga beberapa kota besar akan kami bangun dan diharapkan akan selesai sebelum lebaran dan ada juga setelah lebaran. Kalau kota besar ini sudah jadi, kemungkinan ada event yang diadakan," ujar Kustanto.

Indosat sendiri baru saja memperluas coverage 4G di provinsi Lampung, dari yang tadinya hanya tersedia di Bandar Lampung, kini diperluas hingga ke 15 kabupaten dam 213 kecamatan. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed