BERITA TERBARU
Kamis, 08 Mar 2018 18:02 WIB

Nyepi Tanpa Internetan, Operator Tunggu Arahan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agung Pambudhy/detikcom Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menerima usulan Hari Raya Nyepi tahun ini untuk tidak mengakses internet. Sejauh ini, pemerintah belum memutuskan dan masih membahas topik tersebut.

Usulan yang dituliskan melalui seruan bersama Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali, kemudian detikINET coba minta tanggapan kepada para penyedia jasa telekomunikasi terkait hal tersebut.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan telah mendengar usulan tersebut. Saat ini, ia masih berkoordinasi dengan Kominfo bagaimana pelaksanaannya nanti.

"Saat ini Telkomsel tengah berkoordinasi dengan Kemkominfo sebagai badan resmi pemerintahan yang mengatur penyelenggaraan telekomunikasi di Indonesia dan menunggu keputusan yang akan disampaikan oleh Kemkominfo serta untuk kemudian siap mematuhinya," ujar Adita, Kamis (8/3/2018).

Nyepi Tanpa Internetan, Operator Tunggu ArahanOperator Seluler Tanggapi Hari Raya Nyepi Tanpa InternetanIsi Lengkap Usulan Hari Raya Nyepi Tanpa Internetan. Foto: Dok. Kemenkominfo


Sedangkan XL yang disampaikan oleh GM Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih, juga masih menunggu arahan dari pemerintah terkait usulan Hari Raya Nyepi pada tahun ini.

"Sampai saat ini, kami belum menerima arahan resmi dari pemerintah. Jadi, sampai hari ini semua kegiatan operasional di area tersebut berjalan seperti biasa," ucap perempuan yang disapa Ayu ini.

Begitu juga Indosat Ooredoo, kalau operator yang identik warna kuning ini menunggu kepastian dari Kominfo terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu.

"Untuk hal ini (mematikan layanan internet saat Hari Raya Nyepi), kami akan mengikuti arahan pemerintah," ungkap Head of Corporate Communications Group Indosat Ooredoo.

Diberitakan sebelumnya, Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali menyerukan agar pada Hari Raya Suci Nyepi tahun ini tidak melakukan aktivitas di internet, di samping kegiatan lain yang sudah dilarang sebelumnya.

Seperti yang tertera pada poin keempat, operator seluler diminta untuk tidak menyediakan fasilitas internetan bagi pelanggan seluler. Hal itu demi menjaga kekhusyukan perayaan umat Hindu ini.

Operator seluler, dituliskan oleh Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali, agar mematikan layanan internet hari Sabtu, 17 Maret 2018 dari pukul 06.00 Wita s/d Minggu, 18 Maret 2018 pukul 06.00 Wita.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sudah mendengar usulan dari Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali. Meski demikian, ia belum mengambil keputusan untuk menginstruksikan agar operator seluler mematikan layanan internet di Bali.

"Barusan saya sudah komunikasi dengan mas Lukman, Menteri Agama. Kami akan berkonsultasi dengan Dirjen Bimas Hindu," ucapnya ketika ditemui di Gedung Kementerian Kominfo, kemarin. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed