BERITA TERBARU
Kamis, 01 Mar 2018 18:08 WIB

Laporan dari Barcelona

Telkomsel dan Huawei Kolaborasi Bikin Internet 4G Makin Ngebut

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET Foto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET
Barcelona - Telkomsel bakal semakin di depan meninggalkan para kompetitornya dalam perebutan tahta kekuasaan di pasar 4G LTE berkat teknologi baru yang dikembangkannya bersama Huawei.

Teknologi baru yang dimaksud adalah CloudAIR 2.0. Solusi ini merupakan hasil kolaborasi Telkomsel bersama Huawei's Joint Innovation Center 2.0 yang diresmikan di sela Mobile Word Congress (MWC) 2018, pesta akbar teknologi dunia yang tengah berlangsung di Barcelona, Spanyol.

"Telkomsel adalah operator seluler pertama di dunia yang telah mengkomersialisasikan solusi untuk 4G LTE ini," kata President of Huawei Wireless Edward Deng dalam jumpa pers bersama seluruh media internasional termasuk detikINET yang ikut hadir di Fira Barcelona, tempat MWC 2018 berlangsung.

Telkomsel dan Huawei Kolaborasi Bikin Internet 4G Makin NgebutFoto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET


Selain para petinggi Huawei, seremoni pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Direktur Perencanaan & Transformasi Telkomsel Edward Ying, Direktur Network Telkomsel Bob Apriawan, Vice President Tech & System Telkomsel Indra Mardiatna, serta Komisaris Telkomsel Yose Rizal.

CloudAIR 2.0 sendiri merupakan solusi canggih yang memungkinankan pembentukan ulang antarmuka udara yang membuat berbagai sumber daya seperti spektrum, power, dan kanal frekuensi, bisa diutilisasikan sesuai kebutuhan trafik.

Dengan teknologi ini, Telkomsel bisa lebih efektif mengatur alokasi spektrum yang dibutuhkan untuk melayani 4G dan 2G di pita 1.800 MHz. Sebagai contoh, jika pengguna 4G sedang banyak-banyaknya di suatu titik radio base station, maka Telkomsel bisa mengalokasikan spektrum yang lebih besar untuk 4G.

Seperti diketahui, di pita 1.800 MHz Telkomsel hanya memiliki lebar spektrum 22,5 MHz dimana 15 MHz di antaranya untuk mobile broadband 4G LTE, dan 7,5 MHz lainnya untuk 2G yang hanya bisa telepon, SMS, dan data GPRS.

"Jika trafik sedang tinggi di 4G, Telkomsel bisa mengalokasikan, misalnya 20 MHz, khusus untuk 4G sesuai kebutuhan. Imbasnya, pengalaman pelanggan dalam hal digital lifestyle bisa jadi lebih baik," kata Indra Mardiatna saat presentasi.

Telkomsel dan Huawei Kolaborasi Bikin Internet 4G Makin NgebutFoto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET


Berdasarkan uji coba di jaringan Telkomsel, solusi ini telah meningkatkan pengalaman penggunaan mobile broadband di Jakarta secara signifikan. Modifikasi teknologi dalam hal spektrum telah mendongkrak kecepatan downlink LTE sebesar 116% dari 50 Mbps ke 108 Mbps.

Selain itu, modifikasi dalam hal channel telah memperbaiki jangkauan area outdoor hingga 21.4% serta peningkatan pengalaman pengguna dua hingga tiga kali lebih baik untuk penggunaan di area indoor.

"Internet mobile broadband sudah jadi mata uang baru. Itu sebabnya, kami selalu berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi hampir 200 juta pelanggan seluler kami di Indonesia. Salah satunya dengan Joint Innovation Center bersama Huawei yang akan terus berlanjut untuk inovasi lainnya yang lebih baik lagi," pungkas Edward Ying. (rou/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed