Intel Perkenalkan Chip Wimax
- detikInet
Jakarta -
Intel Corp. hari ini, Senin (18/4/2005) meluncurkan teknologi terbaru yang diberi nama Rosedale. Ini adalah sejenis chip yang memungkinkan aksesinternet nirkabel lewat signal Wimax.Raksasa pembuat chip ini melihat potensi Wimax yang akan menyamai kepopuleran 'saudara sepupunya', Wi-Fi, yang lokasi aksesnya dikenal dengan nama hotspot.Selain itu, chip anyar ini diramal akan merangsang penjualan unit komputer. Terutama di pangsa pasar baru dimana akses internet kecepatan tinggi masih belum tersedia dan masih terasa mahal. Demikian disebut Reuters, dan dikutip detikinet, Senin (18/4/2005).Chip yang akan mengakomodasi penerimaan signal Wimax ini dijual seharga $45 (Rp 430 ribu). Pembuat peranti bergerak Siemens AG Jerman dan Huawei Technologies Cina, juga akan segera mengumumkan produk mereka yang berbasis Rosedale.Scott Richardson, General Manager bisnis nirkabel broadband Intel mengatakan, peralatan penunjang teknologi Wimax selama ini dianggap terlalu mahal untuk diadopsi secara luas. Tetapi kerjasama Intel dan perusahaan pembuat piranti bergerak akan menekan biaya produksi dari $300 - $500 (Rp 2.9 juta - Rp 4.8 juta) hingga $200 (Rp 2 juta).Sekilas Tentang WimaxWimax, yang bernama standar 802.16, menurut iSuppli, punya kemampuan bandwidth lebih besar dari teknologi 3G, dan memungkinkan untuk menjadi basis teknologi 4G. Standar frekuensi yang digunakan teknologi ini adalah antara 10 gigahertz dan 66 gigahertz. Selain itu juga menggunakan frekuensi antara 2 gigahertz dan 11 gigahertz. Kendati Wimax punya segudang keunggulan, ia tidak diramalkan akan booming. Sebabnya, operator telekomunikasi lebih banyak menanam modal di jaringan nirkabel berbasis teknologi selular dan Wi-Fi hot-spots.Tidak seperti Wi-Fi, yang jaringannya relatif mudah untuk didirikan dan cakupannya hanya sekitar rumah atau kantor, Wimax lebih luas cakupannya. Teknologi ini didesain untuk mencakup jaringan di seluruh kota melalui stasiun utama dan disebarkan ke seluruh area di kota besar.Kerjasama lain juga dilakukan Intel dengan para pendukung Wimax untuk merancang standar Wimax yang akan dipakai di produk-produk piranti bergerak. Teknologi tersebut dipandang sebagai suatu ancaman bagi jaringan seluler, walaupun sebagian mensinyalir kemungkinan ancamannya sedikit.
(rouzni/)