Selasa, 05 Des 2017 23:40 WIB

PSN Luncurkan Satelit USD 230 Juta Akhir 2018

Agus Tri Haryanto - detikInet
Penandatanganan pembiayaan satelit PSN VI (detikINET/Agus Tri Hartanto) Penandatanganan pembiayaan satelit PSN VI (detikINET/Agus Tri Hartanto)
Jakarta - Pasifik Satelit Nusantara (PSN) akan meluncurkan satelit barunya yang diberi nama PSN VI. Satelit dengan biaya USD 230 juta ini akan diterbangkan pada kuartal keempat 2018.

Untuk meluncurkan satelit ini, PSN mendapat pembiayaan dari lembaga kredit ekspor Kanada, yaitu Export Development Canada (EDC).

"Kita dapat pembiayaan USD 230 juta total project cost, dimana 70% itu pinjaman dan 30% adalah modal," ujar CEO PSN Adi Rahman Adiwoso di acara penandatanganan pembiayaan di The Residence OnFive Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Saat ini, satelit tersebut tengah diproduksi oleh Space System/Loral (SSL). Nantinya saat meluncur di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, PSN VI akan nebeng roket buatan SpaceX dan mengisi slot orbit 146 derajat Bujur Timur.

PSN VI yang memiliki kemampuan High Throughput Satellite (HTS) atau untuk kebutuhan layanan internet ini nantinya dioperasikan oleh anak usaha dari PSN, PT PSN Enam Indonesia.

"Ini merupakan satelit HTS pertama yang diluncurkan di Indonesia untuk memberikan layanan internet broadband," ujar Adi dalam seremoni yang juga dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

PSN Luncurkan Satelit USD 230 Juta di Akhir 2018Foto: detikINET/Agus Tri Hartanto


Selain itu, PSN VI memiliki kapasitas transponder C Band dan Ku Band yang dapat menjangkau seluruh pelosok wilayah di Indonesia. Transponder C Band rencananya akan digunakan untuk melayani kebutuhan cellular trunking dan komunikasi data perusahaan maupun lembaga pemerintahan di wilayah Tanah Air.

Adi mengklaim, pembangunan PSN VI akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai penyedia layanan satelit broadband terbesar di Indonesia. Di samping itu, langkah ini juga sebagai bentuk komitmen PSN untuk mendukung program kemandirian satelit Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah guna memenuhi kebutuhan data broadband yang sangat tinggi.

PSN Luncurkan Satelit USD 230 Juta di Akhir 2018Foto: detikINET/Agus Tri Hartanto


Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan, satelit merupakan solusi efektif guna menjangkau wilayah yang sulit dan tidak dapat dilayani oleh jaringan infrastruktur teresterial seperti fiber optik dan microwave link.

"PSN terus berupaya memenuhi kebutuhan layanan satelit yang terus meningkat dengan menambah satelit-satelit baru yang didukung teknologi baru, agar layanan komunikasi baik data maupun suara dapat dinikmati oleh banyak masyarakat Indonesia," tuturnya. (rou/rou)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed