Kamis, 09 Nov 2017 17:42 WIB

Pertumbuhan Seluler Ikut Dongkrak Ekonomi Negara

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi. Foto: Ari Saputra Ilustrasi. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pelanggan seluler memberikan kontribusi peningkatan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Setiap penambahan 10% pelanggan seluler di Tanah Air, maka PDB Indonesia naik 0,4%.

Angka tersebut ditemukan berdasarkan hasil riset yang dilakukan Indosat Ooredoo bersama Penelitian dan Pelatihan Ekonomika & Bisnis (P2EB) Fakultas Ekonomika & Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Riset tersebut lebih mengarah pada penggunaan internet melalui smartphone atau mobile internet.

"Ini baru tahap (penelitian) pertama, namun hasilnya cukup positif. Pertumbuhan seluler 10% diikuti meningkatnya produk domestik bruto sebesar 0,4%," ujar Direktur P2EB Universitas Gadjah Mada Bambang Riyanto di Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Para pelanggan seluler banyak yang memanfaatkan mobile internet guna mendapatkan pendapatan tambahan. Begitu temuan hasil survei oleh P2EB Universitas Gadjah Mada dan Indosat Ooredoo.

Disebutkan, masyarakat melakukan jual beli barang secara online. Selain itu, mobile internet telah memperluas cakupan bisnis, mengefisienkan bisnis, serta meningkatkan produktifitas. Bahkan, waktu yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis menjalankan lebih singkat dan dapat dilakukan lewat komunikasi aplikasi pesan instan.

Interaksi Manusia dan Mesin

Meski memberikan nilai positif kepada PDB, mobile internet juga telah mempengaruhi gaya hidup mereka. Misalnya mendekatkan hal yang jauh tapi menjauhkan yang dekat.

"Ada temuan bahwa saat ini terjadi bukan lagi interaksi antara manusia dengan manusia, tapi manusia dengan mesin," kata Peneliti P2EB Universitas Gadjah Mada Purwanto di kesempatan yang sama.

Riset ini dilakukan menggunakan data-data sekunder dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif serta menggunakan data jumlah pelanggan seluler sebagai indikator perilaku penggunaan mobile internet.

"Kami berharap hasil riset ini akan memberikan pemahaman mengenai perilaku penggunaan mobile internet, di mana dampak mobile internet diharapkan dapat digunakan sebagai dasar untuk untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif mobile internet," demikian kata Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Deva Rachman.

Dari hasil survei ini, belum ditemukan dampak penggunaan mobile internet terhadap masing-masing faktor pembentuk PDB. Untuk itu, peneliti merencanakan untuk melanjutkan penelitian tahap kedua yang diharapkan dapat ditemukan hasilnya pada Desember ini. (fyk/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed