Jumat, 27 Okt 2017 20:16 WIB

Dari Tiga Operator Ini, Siapa Pantas Menang Lelang 2,1 GHz?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Dikhy Sasra Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Siapa paling pantas dapat spektrum tambahan dalam lelang frekuensi di 2,1 GHz, apakah Indosat Ooredoo, XL Axiata, atau Hutchison 3 Indonesia alias Tri?

Seperti diketahui, ketiga operator itu telah dinyatakan lolos administrasi lelang frekuensi 2,1 GHz. Mereka akan berebut dua blok kosong (blok 11 dan blok 12) yang masing-masing memiliki lebar 5 MHz. Artinya, nanti akan muncul dua pemenang dari tiga kontestan.

Frekuensi 2,1 GHz sendiri memiliki total lebar spektrum 60 MHz diisi oleh empat operator, yaitu Tri menempati blok 1 dan 2 (10 MHz), Telkomsel di blok 3, 4, dan 5 (15 MHz), Indosat di blok 6 dan 7 (10 MHz), dan XL di blok 8, 9, 10 (15 MHz).

Sedangkan yang kosong ada di blok 11 dan 12, usai ditinggalkan Axis Telekomunikasi Indonesia setelah diakuisisi oleh XL pada 2014 lalu.

GM Corporate Communication XL Tri Wahyuningsih mengungkapkan spektrum merupakan sumber daya yang sangat berharga bagi operator. Pesatnya pertumbuhan pelanggan data XL di mana saat ini penetrasinya sudah mencapai 70% dari total pelanggan, sehingga penambahan spektrum ini akan sangat mereka butuhkan.

"Tambahan spektrum akan dapat memperkuat dan memperluas layanan 4G LTE kami. Dengan spektrum yang semakin lebar, maka akan semakin besar kapasitas layanan data yang dapat disediakan, sehingga akan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati layanan data yg berkualitas di Indonesia," kata perempuan yang akrab disapa Ayu ini kepada detikINET, Jumat (27/10/2017).

Keinginan serupa juga datang dari Tri. Seperti dikatakan Wakil Direktur Utama Tri Muhammad Danny Buldansyah, pihaknya adalah operator paling terjepit soal kapasitas. Padahal pemakaian data oleh pelanggannya sangat besar.

"Kita punya spektrum 20 MHz, 10 MHz di frekuensi 1.800 MHz dan 10 MHz lagi di frekuensi 2,1 GHz. Dari 20 MHz, itu 80% dipakai buat layanan data. Jadi, kita paling butuh tambahan spektrum dibandingkan tiga operator lain dan untuk meningkatkan kapasitas," ucap Danny saat dihubungi.

Tiga operator yang dimaksud Danny adalah XL, Indosat, dan Telkomsel yang jadi kompetitornya. "Telkomsel saja punya spektrum di atas 40 MHz. Dilihat dari trafik, spektrum, Tri layakan mendapatkan tambahan spektrum," katanya menambahkan.

Sementara dari kubu Indosat masih belum berkomentar.

Diberitakan sebelumnya ada enam operator yang mengambil dokumen seleksi, tetapi tiga operator yang menyerahkan dokumen permohonan untuk ikut seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,1 GHz. Dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan XL, Tri, dan Indosat lulus administrasi.

Setelah diketahui tiga calon penghuni blok kosong di frekuensi 2,3 GHz, masuk ke tahap lelang, mereka akan berebut untuk memberikan harga tertinggi yang akan dimulai pada Senin (30/10/2017).

Kominfo menggelar seleksi pengguna 2,1 GHz dan 2,3 GHz untuk mengatasi persoalan congest yang dihadapi operator selule di kota-kota besar. Untuk seleksi pengguna frekuensi 2,3 GHz selebar 30 MHz telah dimenangkan oleh Telkomsel yang menawar dengan harga tertinggi sebesar Rp 1,007 triliun. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed