BERITA TERBARU
Jumat, 22 Sep 2017 17:40 WIB

Jokowi Wanti-wanti Pengusaha Soal Ekonomi Digital

Yudhianto - detikInet
Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga memberi penjelasan pada Presiden Joko Widodo bersama Menteri BUMN Rini M. Soemarno , Menko Perekonomian Darmin Nasution, dan Menteri Kominfo Rudiantara. Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga memberi penjelasan pada Presiden Joko Widodo bersama Menteri BUMN Rini M. Soemarno , Menko Perekonomian Darmin Nasution, dan Menteri Kominfo Rudiantara.
Jakarta - Ekonomi digital di Indonesia diprediksi bisa menembus USD 130 miliar atau Rp 1.700 triliun pada 2020. Jumlah ini setara dengan 20% dari total PDB (produk domestik bruto) Indonesia.

Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia bisa menjadi pasar ekonomi digital terbesar di wilayah ASEAN. Tentu saja hal ini turut mendorong perubahan perilaku pada masyarakat konsumen di Indonesia.

Presiden Joko Widodo mengatakan, saat ini sudah ada pergeseran gaya hidup, pola konsumsi, dan produksi pada sebagian besar masyarakat Indonesia.

Saat membuka Indonesia Business & Development Expo, baru-baru ini di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, ia mengatakan, masyarakat Indonesia yang dulunya hanya berniaga dengan cara offline, kini sudah beralih online.

"Saat ini kita sudah menghadapi permasalahan perubahan pola tersebut. Daripada orang jauh-jauh ke toko atau ke mal kena macet di jalan, ngantre di kasir, kini dengan smartphone, buka aplikasi, tik tik tik tik tik, tinggal tunggu barangnya diantar sampai ke rumah," terang Jokowi.

Namun potensi ekonomi digital di Indonesia bak pisau bermata dua. Jokowi mengingatkan, dalam era ekonomi digital setiap orang nantinya dapat menjadi pengusaha. Sehingga pengusaha konvensional yang tidak mengikuti tren bisa tergerus.

"Ingat, pengusaha harus hati-hati. Yang ingin memulai usaha juga hati-hati. Ini peluang juga ancaman. Banyak orang yang bekerja di ekonomi digital, kerjanya fleksibel, sangat dinamis. Perubahan seperti ini yang kalau kita nggak cermat dan teliti, bisa terkaget-kaget kita" ujarnya.

Perlu Dukungan Infrastruktur Broadband

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, tanpa adanya infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang memadai, mustahil ekonomi digital di Indonesia bisa tercapai.

"Tanpa infrastruktur, tidak mungkin ekonomi digital bisa tumbuh," terang menteri yang akrab disapa Chief RA ini dalam kesempatan yang sama.

Berdasarkan data dari Kominfo, saat ini infrastrktur TIK di Indonesia menduduki peringkat keempat di ASEAN. Rudiantara berharap di 2019 mendatang seluruh ibukota kabupaten akan terhubung dengan layanan broadband.

Jokowi Wanti-wanti Pengusaha Soal Ekonomi DigitalDirektur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah saat menjadi panelis Indonesia Business & Development Expo


Sementara Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel mengatakan perkembangan ekonomi digital dipengaruhi oleh perkembangan device, network, dan application (DNA).

Dalam penggembangan ekonomi digital ini, Telkomsel bersama induk usahanya, Telkom, disebut olehnya akan selalu berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur jaringan.

Pembangunan insfrastruktur TIK ini tak hanya sekadar di wilayah yang menguntungkan saja, tetapi di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk di wilayah terdepan, tertinggal, dan terpencil Indonesia.

Sebab, kata Ririek, telekomunikasi sudah menjadi kebutuhan termasuk bagi masyarakat terluar Indonesia.

"Hingga saat ini jaringan Telkomsel sudah mencakup 99% dari total populasi di Indonesia dengan 150 ribu BTS. Bahkan saat ini jaringan 4G LTE Telkomsel sudah tergelar lebih dari 480 kabupaten di seluruh Indonesia. Tanpa infrastruktur broadband yang memadai, apa yang dilakukan oleh pengembang aplikasi tak akan dapat dilakukan," terang Ririek.

Selain membangun jaringan telekomunikasi, untuk mendukung perkembangan ekonomi digital, Telkomsel juga mengembangkan layanan digital lainnya seperti aplikasi finansial T-cash. Untuk mengembangkan ekosistem startup, Telkomsel juga memiliki program The NextDev.

"Diharapkan, dengan pembangunan jaringan hingga pelosok negeri dan penggembangan aplikasi digital, Telkomsel dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi digital di Indonesia," paparnya saat menjadi panelis Indonesia Business & Development Expo. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed