"Benar Layanan Cipika akan ditutup per 1 Juni 2017. Hal ini merupakan perubahan strategis perusahaan untuk fokus ke core business sebagai penyedia jaringan telekomunikasi. Sedangkan mengenai digital kami akan berkolaborasi dengan partner-partner strategis," ujar Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo dalam pernyataannya, Selasa (30/5/2017).
Sementara itu, President Director & CEO Alexander Rusli mengatakan alasan penutupan Cipika adalah karena terlalu jauh dari core bisnis dan untuk mengembangkannya butuh pendanaan yang sangat besar sampai menjadi untung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cipika yang pertama kali diluncurkan pada 18 Agustus 2014 dengan menjual produk sehari-hari hingga elektronik, menjadi bisnis e-commerce terakhir yang dijalankan langsung oleh Indosat Ooredoo.
"Gak (membuat e-commerce lagi-red), kami akan partner secara non exclusive dengan berbagai pihak," kata Alex.
"Dengan berhenti beroperasinya Cipika, maka Indosat fokus menjalankan bisnis di layanan seluler, Business to Business (B2B), Fiber to the Home (FTTH) dan berpartner dengan semua pemain digital untuk semua diatas," sebutnya.
Pengumuman di Website
Penutupan Cipika ini pun telah diumumkan melalui yang tertera di bagian atas di website. Berikut isi pengumuman tersebut:
Kaka Cipika, adalah 3 tahun yang menyenangkan bagi kami, hadir melayani Anda. Dan kami bangga turut berpartisipasi dalam mengembangkan ekonomi lokal dan membantu UKM lokal menjangkau pelanggan di seluruh Indonesia. Dengan menyesal kami mengumumkan bahwa Per 1 Juni 2017, layanan Cipika.co.id akan berhenti beroperasi.
Transaksi terakhir di Cipika Store adalah tanggal 22 Mei 2017. Kami akan memanfaatkan sisa waktu di bulan Mei ini untuk memastikan semua pesanan pelanggan terkirim dan Merchant menerima pembayaran, untuk semua transaksi dilakukan di Platform Cipika Store. Kami mengucapkan terima kasih untuk semua Merchant atas kerjasamanya dan untuk pelanggan kami yang luar biasa. (fyk/fyk)