BERITA TERBARU
Selasa, 30 Mei 2017 07:35 WIB

Aturan Lelang Frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz Kembali Molor

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kembali tertunda. Itulah kata yang tepat menggambarkan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) mengenai seleksi pengguna pita frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz.

Sejatinya RMP lelang dua frekuensi tersebut dijadwalkan diteken menjadi Peraturan Menteri (Permen) pada Maret lalu, namun aturan tersebut mundur hingga akhir Mei ini dan sekarang kembali molor beberapa pekan ke depan.

"Mungkin agak mundur sedikit karena masih akan dirapatkan dulu dan rapatnya itu Jumat (2/6/2017) ini," ujar Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) I Ketut Prihadi Kresna, dalam diskusi media yang dgelar Forum Lingkar Kuningan di Jakarta.

"Tapi intinya gak mundur banyak lah, kira-kira akhir bulan ini. Kalau sekarang mundur ini di puasa, yang pasti bulan Juni sudah bisa ditetapkan," tambahnya.

Setelah Permen tersebut disahkan, nantinya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama BRTI membentuk tim seleksi lelang, mulai dari ketua, sekertaris, anggota, dan komponen lainnya.

"Dalam permen ini kan belum jadi dokumen seleksi. Dokumen tersebut akan diambil oleh calon peserta lelang yang mau ikut seleksi. Jadi, nanti setelahnya akan dibentuk dokumen seleksi, dan akan diumumkan peluang usaha untuk lelang," jelasnya.

Sekedar informasi ada tiga blok yang akan dilelang oleh pemerintah kepada operator seluler di frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz yang biasa digunakan untuk menggelar layanan 3G dan 4G.

Objek seleksi pada frekuensi 2,1 GHz itu ada dua blok (blok 11 dan blok 12) yang masing-masing selebar 5 Mhz. Lalu, objek seleksi pada frekuensi 2,3 GHz terdiri dua blok kosong masing-masing lebar 15 MHz, namun hanya satu yang direncanakan dilelang pemerintah.

Dan yang operator yang mengikuti lelang tersebut hanya memungkinkan menang satu blok saja. Begitulah isi salah satu syarat yang diajukan oleh Kominfo dan BRTI.

"Sampai saat ini iya, rencananya akan (lelang) bersamaan. Prinsip kita kan prinsip kehati-hatian, jangan sampai lelang ini ada pihak yang tidak puas atau tidak setuju sehingga menggugat," ucap Ketut.

(yud/yud)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.