Rabu, 10 Mei 2017 16:36 WIB

Telkomsel Unified Collaboration, Solusi Korporasi Serba Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/inet Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta - Seiring meningkatnya kebutuhan pelaku usaha dalam memanfaatkan komunikasi, Telkomsel bersama Cisco meluncurkan solusi Telkomsel Unified Collaboration powered by Cisco Spark. Solusi untuk korporasi ini membawa kultur kerja yang konvensional menjadi serba digital.

Telkomsel Unfied Collaboration adalah solusi bisnis berbasis aplikasi menggunakan teknologi Internet Protocol (IP) yang dapat mengintegrasikan berbagi kebutuhan komunikasi bisnis dalam perusahaan, untuk meningkatkan produktivitas bisnis.

Sedangkan Cisco Spark adalah solusi yang mengkolaborasikan berbagai media komunikasi baik call, video, chat dan meeting merupakan elemen penting dari smart digital office yang membantu meningkatkan produktifitas dan effiesiensi biaya.

"Di era digital ini dukungan teknologi informasi dan komunikasi menjadi sangat krusial agar perusahaan tetap menjadi yang terdepan. Untuk itu, Telkomsel Unified Collaboration kami hadirkan untuk menjebatani kebutuhan tersebut dan tentu menunjang produktivitas bisnis," kata Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel, Arief Pradetyadi Telkomsel Smart Office, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Aplikasi yang ditawarkan oleh Telkomsel ini menggabungkan bebarapa fungsi pendukung bisnis, seperti call & conference (voice dan video), messaging (instant & group chat), dan collaboration (file, desktop & virtual whiteboard) yang terangkum dalam Telkomsel Unified Collaboration.

Sebagai bagian dari layanan Telkomsel MyBusiness, Telkomsel Unified Collaboration dapat diaplikasikan di perusahaan/korporasi besar maupun usaha kecil menengah (UKM) di berbagai segmen bisnis, seperti manufaktur, transportasi, perdagangan, perhotelan, dan komunikasi.

Saat demonstrasi produk tersebut, Telkomsel Unified Collaboration ini tak ubahnya seperti aplikasi mesagging pada umumnya, kemampuan chat hingga mengirim file. Namun bedanya aplikasi ini didukung keamanan untuk menjaga 'dapur' perusahaan.

"Semua tersimpan di cloud, jadi bisa dipakai kapan dan di mana saja. Bahkan rapat bisa dilakukan di sini dengan dukungan video dan whiteboard virtual untuk menerangkan lebih lanjut. Ini semacam menggerakan tren kerja menjadi digital," sebutnya.

Telkomsel Unified Collaboration pemakaiannya simpel karena berada dalam satu aplikasi, ditawarkan dengan sistem pay as you grow, dan memanfaatkan arsitektur full cloud. Layanan dapat digunakan di seluruh jaringan data (2G 3G 4G dan Wi-Fi), menggunakan perangkat apa saja dengan penampilan konsisten, terhubung Exchange Server, dan memiliki open API. Dan diklaim aman dari sisi data saat digunakan.

Arief menjelaskan dengan dukungan jaringan broadband 4G LTE Telkomsel yang tersebar hampir di 500 ibu kota kabupaten di Indonesia, akan mendukung pelanggan dalam menggunakan layanan Telkomsel di manapun berada. Mereka terus melakukan ekspansi dan penambahan jaringan ke berbagai wilayah di Indonesia, dimana dari jumlah keseluruhan 137.000 BTS (Base Transceiver Station), sebanyak 61% di antaranya merupakan BTS broadband.

Dalam menghadirkan layanan MyBusiness, Telkomsel bermitra dengan beberapa pihak seperti Samsung dan Cisco. Saat ini layanan ini telah dinikmati oleh pelanggan Telkomsel di seluruh Indonesia yang bergerak di berbagai bidang industri seperti Manufacturing, Utilities, Transportation, Trade, Hospitality, Financial Intermediary, Communication, Professional Services, Government, Agriculture, Welfare, Construction, dan juga Mining & Power. (fyk/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed