Minggu, 09 Apr 2017 18:08 WIB

Ini Hambatan Telkomsel Geber Uang Digital di Daerah

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta - Layanan uang digital milik Telkomsel, yakni Tcash sedang gencar digeber di berbagai pelosok wilayah Indonesia. Anak usaha Telkom ini pun mendapat sejumlah tantangan dalam mengeber layanan Tcash di daerah.

EVP Area Jawa Bali Telkomsel, Ririn Widaryani mengklaim bahwa salah satu tantangan berat yang dihadapi Telkomsel adalah menambah merchant. Terlebih merchant yang sifatnya lokal, seperti di kawasan Nusa Tenggara Timur, di mana Telkomsel baru saja menambah jangkauan 4G LTE-nya di beberapa Ibu Kota Kabupaten (IKK).

"Tcash ini kan ada dua, pengguna dan merchant. Nah, pengguna supaya bisa dipakai (Tcash-nya), kan harus ada yang mengajak merchant-nya (bergabung) ini butuh upaya," ujar Ririn kepada detikINET di Kupang, Minggu (9/4/2017).

Di NTT sendiri, masyarakatnya khususnya pelanggan Telkomsel sudah bisa menikmat layanan Tcash karena memang di sana sudah ada merchant yang sifatnya nasional, seperti KFC. Namun di luar merchant nasional tadi, Telkomsel juga ingin merangkul merchant lokal untuk bergabung.

"Area tiga ini (Jawa, Bali, Nusra) sebenarnya kami berharap merchant sampai akhir tahun bisa mencapai 500-an. Kalau di NTT sih paling 100 merchant," tutur Ririn.

Saat ini Telkomsel telah membangun 2.346 BTS (Base Tranceiver Stations) di kawasan NTT, dengan rincian 221 BTS eNode B (4G), 758 BTS 3G, dan 1.367 BTS 2G. Telkomsel berencana akan terus membangun 100 BTS 4G lagi hingga akhir tahun 2017.

Tak hanya menambah jumlah BTS, Ririn pun berharap masyarakat di NTT bisa beralih menggunakan layanannya. Saat ini tercatat sudah ada tiga juta pelanggan Telkomsel di NTT dengan rincian 10%-nya sudah menggunakan 4G.

Dengan semakin banyaknya BTS eNodeB (4G) yang terpasang, Ririn berharap sampai akhir tahun 2017 pelanggan 4G bisa tumbuh double digit. (mag/rou)